Pecah Pembuluh Darah, Ini Penyebabnya

Sabtu 22 Nov 2025 - 22:31 WIB
Reporter : RIENA FITRIANI MARIS
Editor : RIENA FITRIANI MARIS

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Hati-hati dengan pasien stroke pendarahan, yang bisa menyebabkan adanya gumpalan darah di otak pasien.  

Dokter Spesialis Bedah Saraf, dr Adhitya Syahada, Sp.B.S menjelaskan, pada pasein stroke pendarahan yang mengalami gumpalan darah maka harus dilakukan operasi pengangkatan gumpalan darah tersebut. 

Pasien ini biasanya mengalami gejala dengan keluhan penurunan kesadaran dan mengalami nyeri kepala. 

"Sehingga setelah dicek ternyata adanya gumpalan darah yang keluar yang diakibatkan pembuluh darah pecah di otak," jelasnya. 

BACA JUGA:Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi Biaya Pengganti Pengelolaan Darah di PMI, Pihak Rumah Sakit Sebut Tetap Bayar Rp 490 Ribu

Dilansir dari alodokter, pembuluh darah pecah selama ini lebih sering dikaitkan dengan stroke. 

Lalu apa penyebab bisa pecahnya pembuluh darah pada pasien ?

Banyak hal yang dapat menyebabkan pembuluh darah pecah, termasuk kegiatan sehari-hari ataupun penyakit tertentu. Pembuluh darah pecah dapat disebabkan oleh faktor eksternal atau dari luar tubuh, seperti cedera akibat benturan dengan benda tumpul maupun benda tajam. Contohnya adalah terbentur tembok, kecelakaan, dan luka tusuk.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah. Hal tersebut dapat terjadi karena peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah yang membuat pembuluh darah menjadi kurang elastis dan lebih rentan pecah.

BACA JUGA:Sebelum Tewas Bersimbah Darah Korban Sempat Teriak Minta Tolong, Polisi Ungkap Pemicunya

BACA JUGA:Panitia Hari Santri Nasional 2025 Lubuk Linggau Sukses Gelar Lomba Panahan Tradisional, Hadroh dan Donor Darah

Plak yang terbentuk akibat tingginya kadar lemak atau kolesterol dapat membuat pembuluh darah menjadi keras dan menyempit. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan tekanan dalam pembuluh darah meningkat dan mengakibatkan pembuluh darah pecah.

Peradangan pada pembuluh darah atau vaskulitis dapat membuat dinding pembuluh darah lebih mudah pecah. Kondisi ini pun dapat meningkatkan risiko terjadinya pembuluh darah pecah, terlebih jika dibarengi dengan tingginya tekanan darah.

Selanjutnya bisa disebabkan adanya kelainan Ginetik. Salah satu bentuk kelainan genetik yang dapat menyebabkan pembuluh darah pecah adalah aneurisma. Aneurisma terjadi ketika adanya penggembungan pembuluh darah yang rapuh atau mudah pecah. Kondisi ini dapat terbentuk akibat peningkatan tekanan dalam pembuluh darah yang mendorong pembuluh darah yang lemah hingga menggembung.

Kategori :