Jelang Ramadan 2025 Ziarah Makam Ramai, Antara Ritual Keagamaan dan Peluang Rezeki

Jelang Ramadan 2025 Ziarah Makam Ramai, Antara Ritual Keagamaan dan Peluang Rezeki-Tangkap Layar -
BACA JUGA:Tunggu PP Sebelum Ramadan 2025, Segini tanggal Cair Gaji ke-13 dan THR 2025
Meskipun sebagian makam di TPU Semper tergenang air akibat hujan, ia bersyukur bahwa makam ibunya tidak terdampak.
Bagi sebagian orang, momen ramainya peziarah ini juga membawa berkah tersendiri.
Salah satunya adalah Fahri, seorang tukang bersih-bersih makam di TPU Semper.
Ia mengakui bahwa pendapatannya meningkat drastis selama musim ziarah ini.
BACA JUGA:41 Daftar Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Ramadan 1446 H/2025 M di Pulau Sumatera
“Alhamdulillah, pendapatan naik 100 persen dibanding hari biasa.
Tapi tetap tergantung orangnya, sekasihnya saja,” ujar Fahri.
Ia menambahkan bahwa pada akhir pekan, jumlah peziarah bisa membuat jalan di sekitar makam menjadi macet.
Menariknya, selain jasa bersih makam, ada pula warga yang membuka jasa pimpin doa.
BACA JUGA:Jamaah Umroh Muratara Ziarah ke Masjid Quba, Kebun Kurma, Jabal Uhud
Sunardi (55), misalnya, datang jauh-jauh dari Cikande, Serang, Banten, untuk menawarkan jasa doa kubur di TPU Karet Bivak.
Ia mengaku bahwa profesi ini bersifat musiman, biasanya menjelang puasa dan lebaran.
Di TPU Semper, Kakek Ulum (68) juga menyediakan jasa serupa. “Awalnya diminta orang buat pimpin doa, jadi saya terusin saja,” katanya.
Seperti Sunardi, ia pun tidak mematok harga, melainkan menerima seikhlasnya dari peziarah.