Perbedaan Operasi Sesar ERACS, Epidural, dan Spinal Biasa, Mana yang Terbaik?
dr Indra Tarigan, Sp.OG - Foto: SS Dok. FB Doa Ibu Persada-
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Hai Bunda. Menjelang persalinan biasanya para Bunda akan mencari banyak informasi tentang jenis-jenis persalinan.
Terlebih yang disarankan dokter untuk operasi sesar. Butuh banyak referensi untuk memantapkan diri agar lebih yakin saat persalinan nanti.
Berikut penjelasan dr Indra Tarigan, Sp.OG Dokter Spesialis Kandungan yang dimuat dalam status akun FB Doa Ibu Persada yàng dilansir KORANLINGGAUPOS.ID menjelaskan secara detail perbedaan operasi sesar ERACS, Epidural, dan Spinal Biasa.
dr Indra Tarigan menjelaskan operasi sesar bisa dilakukan dengan berbagai metode anestesi, di antaranya ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery), epidural, dan spinal biasa.
BACA JUGA:Cara Mengatasi Sakit Pinggang Pasca Operasi Sesar ala dr Indra Tarigan, Sp.OG
BACA JUGA:6 Cara Agar Wanita Cepat Hamil Menurut dr Indra Tarigan, Sp.OG
1. ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery)
ERACS yaitu teknik operasi sesar modern yang mengutamakan pemulihan cepat dengan penggunaan anestesi khusus, manajemen nyeri yang lebih baik, serta prosedur yang lebih minim trauma.
Kelebihan Operasi Sesar ERACS yaitu nyeri lebih minimal setelah operasi, pemulihan lebih cepat, bisa bangun dalam waktu 2-6 jam setelah operasi, proses menyusui dan bonding dengan bayi lebih cepat, mengurangi risiko komplikasi seperti mual dan muntah pascaoperasi.
Sementara kekurangan operasi sesar ERACS, antara lain tidak semua rumah sakit atau dokter sudah menerapkan teknik ini, biaya bisa lebih mahal dibanding sesar biasa.
BACA JUGA:Amankah Ibu Hamil dan Menyusui Puasa? Ini Penjelasan dr Indra Tarigan, Sp.OG
BACA JUGA:Pernah Secar 3 Kali Kemudian Hamil Lagi, Begini Solusi Aman Menurut dr Indra Tarigan,Sp.OG
2. Anestesi Epidural (Metode Bius Regional)
Anestesi Epidural yaitu operasi sesar dengan obat bius disuntikkan ke ruang epidural di tulang belakang, membuat bagian bawah tubuh mati rasa, tetapi ibu tetap sadar selama operasi. Anestesi ini juga sering digunakan untuk persalinan normal yang membutuhkan pengurangan rasa sakit.