Waspada Hipertensi dan Diabetes Kambuh Usai Lebaran
Foto : Dok Pribadi dr Mast Idris --
LUBUK LINGGAU KORANLINGGAU[OS.- Saat Hari Raya Idul Fitri, beragam makanan dan minuman dihidangkan.
Mulai dari rendang, bistik, opor ayam dan makanan berat lainnya. Belum lagi beragam kue kering maupun bolu yang manis serta beragam minuman tersedia selama lebaran.
Bagi penderita Hipertensi dan Diabetes, tentu saja tidak bisa sembarangan mengkonsumi makanana atau minuman. Jika tidak dibatasi, bisa-bisa darah tinggi dan diabetesnya kambuh. Bahkan yang dikhawatirkan, bisa jadi mereka harus dirawat di rumah sakit karena tidak menjaga pola makan selama lebaran.
dr Mast Idris saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID menyarankan agar penderita Hipertensi dan Diabetes tetap rutin mengkonsumsi obat mereka, serta betul-betul menjaga pola makan.
BACA JUGA:Tiket Mudik Kereta Api Sindang Marga S2 Rute Lubuklinggau-Palembang Masih Tersedia menjelang lebaran
"Untuk penderita Hipertensi, dijaga betul jangan sampai berlebihan mengkonsumsi makanan asin. Jika tidak dibatasi, sudah pasti tekanan darah naik. Makan perdaging-dagingan juga dibatasi, karena akan memicu tingginya kolesterol. Jika kolesterol naik maka tekanan darah naik," jelasnya.
Untuk tekanan darah normal ungkapnya, diangka 120/80. Sementara untuk kolesterol, diangka 250 untuk orang dewasa.
"Sebaiknya saat lebaran nanti di cek, agar bisa terkontrol dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," sarannya.
Begitu juga dengan penderita diabetes, rentan kambuh karena pola makan yang tidak teratur saat lebaran.
BACA JUGA:Catat Ini Tanggal Pelayanan di Puskesmas L Sidoharjo, Setelah Libur Lebaran
BACA JUGA:Berkah Lebaran, Ratusan Parcel Laku Dalam Sehari
"Penderita diabetes, jaga dietnya. Dan jangan kebanyakan makan kue yang manis-manis apalagi minum-minuman kemasan. Semuanya rata-rata tinggi gula. Jika mengkonsumsi obat, sebaiknya tetap diminum," imbaunya.
Selain keduanya, yang sering kambuh saat lebaran karena pola makan yang tidak teratur yakni gangguan pencernaan atau diare.