Fokus DTSEN Permohonan Calon Penerima Bansos Masih Ditutup

Dr Dien Candra SH MH-Foto : Dokumen Pribadi -

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Permohonan pendaftaran calon penerima bantuan sosial (Bansos) masih ditutup.

"Saat ini tidak bisa mendaftar calon penerima manfaat Bansos dari Kemensos (Kementerian Sosial)," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Musi Rawas, Dr Dien Candra, SH, MH melalui Kabid  Penangan Fakir Miskin, Lissilawati kepada KORANLINGGAUPOS.ID.

Menurutnya ditutupnya pendaftaran calon penerima Bansos sejak bulan April 2025. "Sejak April ditutup tidak bisa menambah usulan baru," tambahnya.

Sebab tambahnya sejak 2 bulan terakhir ini Kemensos masih fokus ground check Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sekarang masih Ground Check DTSEN. "Semua data Bansos akan dijadikan satu, agar tidak trobel maka pendaftaran calon penerima Bansos ditutup," tambahnya.  

BACA JUGA:Realisasi Ground Check DTSEN KPM PKH Kabupaten Musi Rawas 52,81 Persen

BACA JUGA:Pendamping PKH Melakukan Ground Check DTSEN 21.541 BNBA Penerima Bantuan Sosial

 Menurutnya DKS Kabupaten Musi Rawas saat ini berjumlah  22.7874 jiwa sedangkan jumlah KK sebanyak  85.068. Data tersebut berdasarkan SK per 25 April 2025. "Itu data terakhir per 25 April 2025," jelasnya.

Lissilawati mengaku belum tahu kapan akan dibuka kembali pendaftaran DKS. "Kita belum tahu kapan dibuka karena belum ada informasi dari Kemensos," akunya.

Demikian juga mengenai penyaluran Bansos juga belum tahu. "Sekarang ini kami tidak lagi dikasih tahu kapan penyaluran Bansos karena Bansos itu langsung disalurkan dari pusat kepada penerima, penyalurannya melalui PT Pos atau bank pemerintah," paparnya.

Demikian juga mengenai data penerima pihaknya juga tidak memilikinya, Dinsos Kabupaten Musi Rawas hanya tahu data global untuk data by name by addres tidak punya karena tidak bisa di-download hanya bisa melihat data global.

BACA JUGA:Cair Minggu Ketiga Mei 2025! Ini Daftar Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 2

BACA JUGA:Bansos PKH dan Sembako Sudah Disalurkan ke Puluhan Ribu Warga Lubuk Linggau, Ini Rincianya

"Itupun yang bisa membuka aplikasi hanya satu orang yang telah memiliki akses yang diberikan Kemensos. Datanya sangat ketat," paparnya  

Namun demikian juga diminta untuk memverifikasi lapangan terhadap penerima manfaat mereka hanya diberikan data yang akan diverifikasi saja. "Kalau diminta verifikasi penerima manfaat kami hanya diberikan data yang akan diverifikasi saja," ungkapnya.        

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan