KWT Memanfaatkan Hasil Tanaman, Sebagai Penghasilan Baru Mereka
Kwt Desa Air Satan saat melakukan pemasaran hasil produk mereka di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas, Senin 2 Juni 2025- Foto :Dokumentasi PPL Desa Air Satan-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Sukses dalam pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura) dalam memanfaatkan pekarangan dengan tanaman yang bergizi penyuluh Pertanian Lapangan(PPL) serta Bhabinkamtibmas melakukan pemasaran hasil produksi mereka, Senin 2 Juni 2025.
Untuk di desa Air Satan itu sendiri itu ada 9 KWT yang telah terbentuk. Namun yang saat ini sudah mengeluarkan olahan produk ada 3 KWT, seperti KWT Mentari, KWT mandiri dan KWTCindai. Produk yang telah diluncurkan itu diantaranya kripik bayam, kripik stik pepaya, lumpia kangkung.
Saat diwawancarai PPL Desa Air Satan menyampaikan pihaknya bersama KWT dan Bhabinkamtibmas Desa Air Satan melakukan pemasaran olahan produksi dari hasil tanaman di pekarangan mereka.
Dari hasil tanaman pekarangan mereka itu dibuat berbagai macam produk makanan ringan, mulai dari kripik bayam, kripik stik pepaya, lumpia kangkung, dan banyak lagi yang lainnya. Untuk pemasarannya sendiri itu mereka difasilitasi dari Babinkamtibmas.
BACA JUGA:Petani di Musi Rawas Jarang Jual Gabah, Pemilik Penggilingan Padi Giling Padi Hasil Tanaman Sendiri
BACA JUGA:Presiden Prabowo : Tak akan Ada Negara yang Berhasil Tanpa Para Guru
Seperti transportasi pemasarannya juga disediakan oleh pihak dari Polres Musi Rawas. Hal ini dilakukan untuk memudahkan KWT memasarkan hasil olahan produksi tanaman mereka.
"Sehingga hari Senin ini kami lakukan keliling ke instansi-instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas," jelasnya Kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Senin 2 Juni 2025.
“Alhamdulilah hasil olahan produksi dari KWT tersebut laku terjual semuanya, bahkan yang paling cepat laku itu olahan kripik bayam dan stik pepaya,” tambahnya.
Dirinya menambahkan sebelumnya KWT menjual produksi hasil dari pekarangan mereka itu dengan menjual mentahannya saja. Namun akhir-akhir ini mereka juga kebingungan untuk menjual hasil produksi tanaman mereka.
BACA JUGA:KWT Cindai Desa Air Satan Optimis Akan Bawa Perubahan Ekonomi Keluarga
BACA JUGA:KWT Bunga Matahari Desa Air Satan Musi Rawas, Olah Makanan Ringan dari Hasil Pangan Lokal
Melihat hal tersebut ia bersama KWT mencari referensi dari media sosial untuk membuat olahan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat, dari sanalah KWT ini langsung membuat olahan makanan dari produksi tanaman mereka.
Untuk saat ini sudah ada 11 produk yang telah berhasil dibuat oleh KWT di Desa Air Satan. Untuk harganya sendiri itu perbungkus itu mulai dari harga Rp 5.000 sampai Rp 10.000.