Menghadapi Anak Tantrum di Sekolah: Tantangan Parenting Masa Kini
Peran orang tua dalam menghadapi anak tantrum di sekolah-Foto : Dok. Pinterest -
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Tantrum anak di sekolah bukan sekadar ledakan emosi sesaat ia adalah sinyal kompleks yang menuntut respons bijak dari orang tua dan pendidik.
Di tengah tuntutan akademik dan sosial yang semakin negeritinggi, anak-anak usia dini kerap mengalami kesulitan dalam mengelola emosi mereka.
Ketika tantrum terjadi di lingkungan sekolah, orang tua sering kali merasa cemas, malu, bahkan bingung harus berbuat apa.
Namun, momen ini justru bisa menjadi titik balik dalam membangun hubungan emosional yang sehat antara anak dan orang tua.
BACA JUGA:22 Tahun Tekuni Pembuatan Lanting, Warga Musi Rawas Hantarkan Anak Hingga Sarjana
BACA JUGA:Muay Thai Makin Populer, Anak Muda Antusias Ikuti Latihan
Tantrum adalah ekspresi emosi intens yang muncul ketika anak merasa frustrasi, tidak dipahami, atau kehilangan kendali.
Di sekolah, pemicunya bisa beragam perpisahan dari orang tua saat masuk kelas, konflik dengan teman sebaya, atau ketidakmampuan mengekspresikan perasaan secara verbal.
Menghadapi anak yang tantrum di sekolah membutuhkan pendekatan yang tenang dan penuh empati. Berikut strategi yang disarankan para ahli:
1. Terima Emosi Anak
Alih-alih langsung menenangkan atau menghentikan tangisan, orang tua perlu mengakui perasaan anak. Kalimat seperti “Kamu sedih karena Mama pergi, ya?” membantu anak merasa dipahami.
BACA JUGA:SDN 53 Lubuk Linggau Ajak Murid Terapkan Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
BACA JUGA:5 SMA Favorit Anak Pejabat di Bengkulu, Ini Faktanya
2. Bantu Menamai Emosi
Anak yang bisa mengenali emosi seperti marah, kecewa, atau gugup akan lebih mudah mengelolanya. Orang tua bisa menggunakan buku cerita atau kartu emosi untuk membantu proses ini.