Ajak Sikecil Bermain untuk Melatih Keterampilan Motorik Anak

untuk mengembangkan keterampilan motorik anak, mulai belajar keterampilan motorik sejak usia 5–6 bulan-FOTO : dok Alodokter -

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Jangan sepelekan permainan anak-anak. Karena jika jeli, beberapa permainan justru baik untuk tumbuh kembang anak.

Salah satunya, ada permainan yang bisa meningkatkan keterampilan motorik. Seperti kita ketahui keterampilan motork merupakan kemampuan yang penting dimiliki oleh setiap anak. 

Dikuip dari alodokter, keterampilan motorik adalah kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh, seperti kepala, bibir, lidah, tangan, kaki, dan jemari. Gerakan-gerakan tersebut belum terlalu terlihat ketika bayi baru lahir, namun secara perlahan akan mulai terbentuk seiring tumbuh kembangnya.

Ada dua jenis keterampilan motorik, yaitu keterampilan motorik halus dan keterampilan motorik kasar. Keterampilan motorik halus merupakan gerakan yang melibatkan otot-otot kecil, misalnya jari-jari tangan.

BACA JUGA:Dukung Lomba Mewarnai, Ketua IGTKI-PGRI Lubuk Linggau : Sangat Bagus untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak

BACA JUGA:Kreativitas Anak Didik TK Nusa Indah Lubuk Linggau, Asah Kemampuan Motorik dengan Mewarnai Kaligrafi

Kemampuan motorik halus memungkinkan anak untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti menulis, menggambar, dan mengambil makanan atau minuman. Gangguan pada kemampuan ini bisa menyebabkan anak mengalami gangguan belajar, seperti kesulitan menulis atau disgrafia.

Sementara itu, keterampilan motorik kasar melibatkan pergerakan otot-otot besar seperti tungkai, lengan, dan otot-otot tubuh. Keterampilan motorik kasar membuat anak dapat melakukan berbagai aktivitas, misalnya duduk, merangkak, berdiri, berjalan, serta menahan posisi kepala dan tubuhnya.

Lalu untuk mengembangkan keterampilan motorik anak, mulai belajar keterampilan motorik sejak usia 5–6 bulan. Untuk mengoptimalkan keterampilan motorik bisa merangsangnya dengan beberapa permainan. 

Pertama ajk sikecil mainpermainan menyusun balok. Karena permainan sederhana yang dapat melatih keterampilan motorik anak adalah menyusun balok atau mainan pop it. Ketika melakukan permainan tersebut, anak dapat melatih gerakan otot-otot jari tangannya agar bisa menggenggam dan meraih suatu benda dengan baik.

BACA JUGA:TK Baitul A'la Lubuk Linggau Latih Motorik dan Keterampilan Anak Didik Melalui Sempoa

BACA JUGA: TK Nur Al Faeyza Lubuk Linggau: Mengembangkan Motorik Anak Melalui Permainan Edukatif

Tak hanya itu, permainan ini juga dapat merangsang kemampuan koordinasi gerakan tubuh. Bayi umumnya bisa mulai diajak bermain menyusun balok sejak ia berusia 6 atau 8 bulan.

Kedua ajak melukis atau menggambar, karena dapat melatih kemampuan jemarinya untuk menggenggam dan menggerakkan kuas. Tak hanya itu, kegiatan ini juga bisa memupuk daya imajinasi dan tingkat kreativitas anak.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan