Tanam Mentimun, Raup Untung Ratusan Ribu Per Hari
Kebun Mentimun Varietas Calimah F1 milik Nurngaini di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas. -Foto: Mukmin-Harian Pagi Linggau Pos-
KORANLINGGAUPOS.ID-Menanam mentimun menjadi pilihan strategis bagi petani di Kabupaten Musi Rawas untuk memanfaatkan lahan sawah yang tengah menunggu musim tanam padi berikutnya.
Selain menjaga produktivitas lahan, langkah ini terbukti memberikan keuntungan yang cukup signifikan bagi petani, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga mereka.
Salah satu petani yang memanfaatkan peluang ini adalah Nurngaini, warga Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti.
Ia memilih membudidayakan mentimun varietas Calimah F1, yang dikenal memiliki tingkat produktivitas tinggi dan kualitas buah yang baik.
BACA JUGA:Mentimun: Buah Segar Penuh Manfaat untuk Kesehatan
BACA JUGA:Harga Mentimun Murah, Petani di Musi Rawas Alami Kerugian Puluhan Juta
“Saya sudah beberapa kali menanam mentimun. Memang pernah juga gagal karena harganya turun, jadi rugi. Tapi untuk musim ini, harga cukup baik,” ungkapnya, Minggu 10 Agustus 2025.
Saat ini, harga mentimun di tingkat pengepul berada di kisaran Rp 4.000 per kilogram, yang dinilai cukup menguntungkan.
Dengan luas lahan yang ia kelola satu petak sawah, Nurngaini mampu memanen hingga 200 kilogram mentimun setiap hari.
Artinya, dalam sehari ia bisa memperoleh penghasilan kotor sekitar Rp 800.000.
BACA JUGA:Budidaya Mentimun Lebih Mudah, 45 Hari Bisa Langsung Panen. Ini Tipsnya
BACA JUGA:Cegah Hama dan Penyakit di Tanaman Mentimun
Proses budidaya mentimun yang dijalankan Nurngaini terbilang efisien.
Dari penanaman hingga panen pertama hanya membutuhkan waktu sekitar 35 hari.