Abdi Allah: Mengabdi Penuh, Menjauhi Hawa Nafsu
Abdi Allah Mengabdi Penuh, Menjauhi Hawa Nafsu (Foto tidak Berhubungan dengan Artikel)--Tangkapan Layar
KORANLINGGAUPOS.ID - Fungsi manusia menerima tanggung jawab yang kelak harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.
Kewenangan yang dianugerahkan kepadanya dengan bersifat produktif dan inovatif.
Tugas fungsi manusia yang dipikul selama memimpin di muka bumi adalah tugas kekhalifahan, yaitu tugas kepemimpinan, wakil Allah di muka bumi untuk mengelola dan memelihara alam.
Manusia menjadi khalifah, berarti fungsi manusia memperoleh mandat khusus Tuhan untuk mewujudkan kemakmuran di muka bumi.
BACA JUGA:Surat Yasin Ayat 83 : Titik Balik Kehidupan Menuju Pertanggungjawaban
BACA JUGA:Surat Yasin Ayat 81 : Kekuasaan Sang Pencipta Tak Terbatas
Sehingga fungsi manusia mau memanfaatkan serta mengelola segala yang ada di bumi demi keberlangsungan hidupnya.
Inilah fungsi manusia dengan tetap mengikuti aturan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Allah SWT.
Agar fungsi manusia bisa menjalankan identitas khalifah dengan baik, Allah SWT telah mengajarkan kepadanya kebenaran dalam segala ciptaan-Nya
Berikut dikutip dari buku Islam rahmatan lil 'alamin tentang fungsi manusia yang berbunyi:
BACA JUGA:Surat Yasin Ayat 80 : Api dari Kayu Hijau Mengungkap Sains dan Kuasa Ilahi
BACA JUGA:Surat Yasin Ayat 79 : Allah Mampu Menghidupkan Tulang yang Hancur dan Hari Kebangkitan Itu Nyata
Wa ma khalaqtul jinna wal insa illa liya‘budun
Artinya: Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku. (surat az-zariyat ayat 56)