Pemuda Musi Rawas Tembus Program PhD di Taiwan, Bukti Mimpi Bisa Diraih Siapa Saja

Jajang Muhariyansah pemuda asal Musi Rawas- Foto: Dok. Pribadi-

MUSI RAWAS, LINGGAUPOS.BACAKORAN.CO - Perjalanan akademik Jajang Muhariyansah, pemuda asal Musi Rawas, Sumatera Selatan, menjadi inspirasi baru bagi generasi muda Tanah Air. Saat ini, Jajang tercatat sebagai mahasiswa magister Mechatronic Engineering di National Taipei University of Technology (NTUT).

Akan tetapi ia sudah mendapat kepastian untuk melanjutkan pendidikan doktoral (PhD) pada program Science Education di National Taiwan Normal University (NTNU) mulai Februari 2026.

Lahir dari keluarga sederhana, Jajang tidak memulai langkahnya dengan kemewahan fasilitas pendidikan. Namun keyakinan, kerja keras, dan keberanian membawanya hingga ke luar negeri.

“Saya tidak punya apa-apa selain keinginan. Tapi itu cukup untuk memulai,” ungkapnya.

BACA JUGA:Marah Tak Diberi Uang Oleh Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Merusak Mobil Tetangga yang Ditumpangi Ayahnya

BACA JUGA:Pemuda di Lubuk Linggau yang Diamankan Polisi Kedapatan Simpan Sabu di Dalam Tisu Pembersih Galon

Berbekal niat kuat, ia menelusuri peluang beasiswa melalui media sosial dan berbagai forum edukasi. Ia juga meningkatkan keterampilan bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare, menyusun CV akademik dari pengalaman organisasi seperti OSIS, Pramuka, Racana Walisongo, hingga pernah menjabat Ketua PC IPNU Musi Rawas.

Baginya, esai beasiswa bukan soal memamerkan prestasi semata, melainkan memperlihatkan arah, karakter, dan visi masa depan.

“Esai beasiswa itu bukan soal pamer prestasi, tapi menunjukkan siapa kita dan arah yang ingin kita tuju,” jelasnya.

Memilih Taiwan sebagai negara tujuan bukan tanpa alasan. Selain reputasi kuat dalam sains dan teknologi, Taiwan juga menyediakan ekosistem pendidikan yang menuntut kedisiplinan dan inovasi. Namun masa awal tidak berjalan mudah. Perbedaan bahasa, budaya, dan sistem akademik menjadi tantangan tersendiri.

BACA JUGA:Kecanduan Sabu dan Slot, Pemuda Pengangguran di Lubuk Linggau Tega Aniaya Kakak dan Ancam Orang Tua

BACA JUGA:100 Pelajar se-Sumsel Ikuti Retret Pemuda Laskar Pandu Satria Jilid II Tahun 2025

Dengan dukungan sesama pelajar Indonesia, termasuk melalui kiprahnya sebagai Ketua Dewan Perwakilan PPI Taiwan dan Sekretaris PC GP Ansor Taiwan, Jajang berhasil melewati masa adaptasi.

“Adaptasi bukan berarti kita harus berubah total, tetapi belajar menghargai budaya baru tanpa kehilangan diri,” ujarnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan