5 Pos DPKPB Kota Lubuk Linggau Siap Siaga

Rumah kontrakan di Jalan Kenanga Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuk Linggau Utara II atapnya diterjang angin puting beliung beberapa hari yang lalu- FOTO : Dok Polsek Lubuk Linggau Utara-

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Masyarakat Kota Lubuk Linggau diimbau untuk waspada bencana angin puting beliung dan banjir. Pasalnya, saat ini sudah persiapan memasuki musim penghujan.

Meskipun belum masuk musin hujan, dan Lubuk Linggau bukan kota langganan banjir dan puting beliung, warga tetap diminta waspada dan hati-hati. Mereka juga diedukasi, untuk terus waspada dan melakukan upaya pencegahan.

Hal ini disampaikan Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuk Linggau, Suryo Amrinata saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID, Jumat 28 November 2025.

"Kita memang bukan wilayah langganan bencana, tapi waspada tetap harus dilakukan dengan melakukan upaya pencegahan. Ya seperti jaga kebersihan lingkungan, jangan buang sampah sembarangan khususnya dialiran sungai agartidak menyebabkan banjir. Hati-hati ketika ada angin kencang," imbaunya.

BACA JUGA:Petugas DPKPPB Lubuk Linggau Amankan Ular Sanca di Kandang Angsa Warga

BACA JUGA:Sepanjang Januari hingga Mei 2025 DPKPPB Kota Lubuk Linggau Mendata ada 10 Kejadian Kebakaran, Ini Penyebabnya

Sepanjang November 2025, Suryo mengakui catatan mereka hanya ada satu bencana, yakni bencana angin puting beliung yang menimpa dua rumah kontrakan di Jalan Kenanga Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuk Linggau Utara II.

Berutung, atas kejadian itu tidak ada korban jiwa. Hanya atapnya saja yang melayang diterjang angin puting beliung.

Pihaknya sendiri juga terus memastikan peralatan hingga personel, untuk siap siaga jika dibutuhkan. 

"Petugas kita selalu siap siaga, standby 24 jam untuk membantu warga apabila terjadi bencana alam maupun bencana kebakaran.Pos bencana ada di kelurahan Air Kuti, pos kebakaran seperti biasa kita punya empat pos, Pos Utara di Kelurahan Pasar Staelit tepatnya disebelah Kantor Lurahnya sebagai pos induk, lalu Pos Barat di komplek kantor wali kota, Pos Timur di samping Kantor Dinas Ketahanan Pangan, kemudian Pos Selatan ada di dekat Pasar Ikan," jelasnya. 

Untuk daerah wilayah rawan banjir tambahnya, tetap sama yakni wilayah yang dilintasi aliran sungai mesat dan sungai malus serta sungai belalau di Kelurahan Taba Baru. 

"Jadi kita harapkan warga yang tinggal di dekat lokasi itu dapat mengantisipasinya," imbaunya lagi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan