Seluruh Sekolah di Lubuk Linggau Bakal Dibantu Smart Board, ini kata Disdikbud
Pembelajaran di sekolah jadi makin menyenangkan menggunakan smartboard yang touch screen.-Foto: Tangkap Layar Kemendikbudristek. -
Menurut Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto, melalui Digitalisasi Pembelajaran, pembelajaran lebih dinamis, interaktif, sekaligus merata untuk semua anak di berbagai pelosok negeri.
Digitalisasi pendidikan merupakan respons atas berbagai tantangan pendidikan, mulai dari rendahnya capaian literasi hingga learning loss akibat pandemi.
“Digitalisasi pembelajaran menjadi upaya percepatan agar anak-anak Indonesia bisa mengejar ketertinggalan sekaligus terbiasa dengan keterampilan abad 21,” jelas Gogot.
BACA JUGA:Minggu 17 Agustus Upacara di Sekolah dan 18 Agustus Libur, Begini Penjelasan Disdikbud Lubuk Linggau
BACA JUGA:Kepala Disdikbud dan RSUD Diganti, Bupati Muba : Jabatan Jangan Disalahgunakan
Melalui perangkat smartboard, guru dan murid dapat berkolaborasi langsung melalui layar sentuh.
Kontennya bisa berupa teks, video, audio, gamifikasi, bahkan augmented reality yang menghadirkan konten-konten digital di dunia nyata.
“Anak-anak dapat memutar model, memperbesar, memperkecil, dan menjawab soal interaktif di layar. Semua ini membuat pembelajaran lebih mudah dipahami sekaligus menyenangkan,” jelas Gogot.
Ditegaskan Gogot, dalam program digitalisasi pembelajaran ini tidak hanya berupa perangkat, tetapi juga konten pembelajaran interaktif serta bimbingan teknis bagi guru agar mampu merancang pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
“Ini satu paket. Tidak cukup hanya alat tanpa konten, atau konten tanpa pendampingan, tapi semua terintegrasi,” tambah Gogot.
Data dari Direktorat Jenderal PAUD Dikdasmen, konten-konten pembelajaran digital sudah tersedia di paltform Rumah Pendidikan sebanyak 2400 lebih konten dimana sebanyak 406 konten merupakan materi baru dan ditargetkan ada sebanyak 500 materi baru sampai akhir tahun 2025 ini.
Diirektorat Jenderal PAUD Dikdasmen sedang menjajaki kerjasama dengan mitra dari dunia usaha dan industri untuk penyediaan konten.
Gogot memastikan program digitalisasi pendidikan ini menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).