Dokter Spesialis Jantung Disekolahkan ke China, RSUD Rupit Muratara Ditingkatkan jadi Tipe C
Pengerjaan pembangunan Ruang Rawat Jalan RSUD Rupit Kabupaten Muratara.-Foto: M. Yasin/ Linggau Pos.-

Bupati Muratara H Devi Suhartoni & Wabup Muratara Junius Wahyudi-Foto: Linggau Pos.-
Tahun 2027 RSUD Rupit naik kelas, semua fasilitas berfungsi semua.
Dijelaskannya, saat ini sedang dibangun dua gedung biayanya dari APBD Kabupaten Muratara tahun anggaran 2025 yakni gedung rawat inap dan ruang rawat jalan atau poli.
BACA JUGA:Awal Tahun 2026 Gedung Baru RSUD Rupit di Muratara Bisa Dimanfaatkan
BACA JUGA:Masih Proses, Dokter Spesialis Jantung di RSUD Rupit Bakal Layani Pasien BPJS
Bangunan rawat inap 2 lantai dengan kapasitas 50 tempat tidur standar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) yang merupakan standar baru pelayanan rawat inap peserta JKN BPJS Kesehatan.
Pembangunan ruang rawat ini dilaksanakan 3 tahap, tahap pertama tahun 2024, tahun 2025 tahap ke-2 dan tahun 2026 tahap ke-3.
Total anggaran pembangunan ruang rawat inap dalam tiga tahap 23 miliar dengan rincian tahun 2024 Rp 9 Miliar, tahun 2025 Rp 7 Miliar, tahun 2026 Rp 7 Miliar lagi.
Anggaran tersebut bukan hanya bangunan tapi sudah lengkap mulai dari AC central, gas medis, oksigen central, hydrant.
BACA JUGA:Tolak Pasien Lansia, RSUD Rupit : Sudah Sesuai SOP, Tidak Dijamin Oleh BPJS
"Pembangunan dt tahun ini sudah termasuk pemasangan AC central, gas medis, oksigen central, hydrant, sudah lengkap masuk dalam pengerjaan tahun ini (2025)," paparnya.
Dijelaskannya, pengerjaan tahun 2026 tinggal finishing diantaranya seperti pemasangan pintu, jendela dan interior lainnya.
"Setelah finishing selesai nantinya tinggal masuk tempat tidur, dan tempat tidur sudah ada. Setelah selesai bisa langsung ditempati," jelasnya.
Untuk diketahui, banguan RSUD Rupit yang ada saat ini atau bangunan lama kapasitasnya 68 tempat tidur, itu termasuk IGD dan sebagainya.