Tunjangan Kinerja Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat Sudah Siap

Pendataan profil sosial siswa Sekolah Rakyat secara lebih rinci dan manusiawi menjadi dasar untuk merancang pendampingan khusus sesuai kebutuhan masing-masing siswa-Foto: Dok. Kemensos-

KORANLINGGAUPOS.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memimpin rapat koordinasi secara daring dengan para Kepala Sekolah Rakyat dari seluruh Indonesia, Rabu (19/11/2025). 

Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas kerja keras dalam mengelola Sekolah Rakyat yang diisi “siswa-siswa istimewa” dengan berbagai latar belakang. Gus Ipul mengingatkan bahwa dunia pendidikan memang penuh dinamika,tantangan, dan masalah yang harus dihadapi bersama.

“Kita mengelola lembaga pendidikan yang dinamis, mendampingi siswa-siswa istimewa. Tentu ada tantangan, hambatan, hal-hal yang kita anggap sebagai masalah, lalu kita carikan solusi,” kata Gus Ipul.

Dalam arahannya, Gus Ipul menekankan pentingnya pendataan profil sosial siswa secara lebih rinci dan manusiawi, bukan sekadar data administratif.

BACA JUGA:Tahun 2026, Tunjangan Guru Diusahakan Ditransfer Tiap Bulan

BACA JUGA:Hiruk Pikuk Ganti Kapolri, Segini Gaji Kapolri dan Anggota Polisi Beserta Tunjangannya

“Yang pertama saya titip pendataan profil sosial siswa,” ujarnya.

Pendataan yang dimaksud mencakup antara lain Data siswa penyandang disabilitas (berat, sedang, ringan; sensorik, fisik, intelektual, mental, dan lainnya); Situasi sosial siswa, seperti yatim, broken home, atau pernah mengalami kekerasan; Siswa yang mengalami ketertinggalan belajar (learning loss) atau kesulitan mengikuti proses pembelajaran.

Menurut Gus Ipul, data ini menjadi dasar untuk merancang pendampingan khusus sesuai kebutuhan masing-masing siswa. 

“Ini kelemahan sekaligus keunggulan siswa yang harus kita pelajari secara khusus. Pendampingannya memerlukan layanan-layanan khusus,” kata Gus Ipul.

BACA JUGA:Segini Gaji dan Tunjangan Pegawai BPJS Ketenagakerjaan 2025, Minat Melamar Menjadi Pegawai Disini

BACA JUGA:Menteri Agama : Tunjangan Profesi Guru Non PNS Rp 2 Juta Per Bulan

Gus Ipul juga meminta para kepala sekolah menyiapkan intervensi terhadap kerentanan siswa berdasarkan hasil asesmen. Dengan pendataan yang baik, sekolah dapat mengidentifikasi siswa yang menutup diri, mudah marah, sering menangis, mengalami kesulitan belajar yang ekstrem, serta menjadi korban kekerasan.

Gus Ipul menjelaskan, sejumlah siswa dengan kasus berat silahkan dirujuk ke Sentra Kemensos untuk mendapatkan layanan rehabilitasi lebih intensif, sebelum nantinya kembali melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan