Tunjangan Kinerja Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat Sudah Siap
Pendataan profil sosial siswa Sekolah Rakyat secara lebih rinci dan manusiawi menjadi dasar untuk merancang pendampingan khusus sesuai kebutuhan masing-masing siswa-Foto: Dok. Kemensos-
BACA JUGA:TPG Guru Non-ASN Naik, Guru PAI yang Lulus PPG 2025 Terima Tunjangan Profesi Tahun Depan
Menutup arahannya, Gus Ipul kembali mengingatkan bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian dari strategi besar Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan.
“Sekolah Rakyat ini miniatur pengentasan kemiskinan. Tidak boleh lulusan Sekolah Rakyat nanti akhirnya kembali miskin. Lulusan Sekolah Rakyat harus jadi agen perubahan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pemerintah tengah menyiapkan hilirisasi bagi lulusan Sekolah Rakyat, baik yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi maupun yang ingin langsung bekerja, melalui kerja sama dengan berbagai kementerian, perguruan tinggi, dan dunia usaha.
Di tengah berbagai tantangan, Gus Ipul meminta para kepala sekolah untuk terus saling belajar, berbagi praktik baik, dan menjaga semangat pengabdian.
“Saya tahu usaha Bapak-Ibu keras semua. Saya ingin semua bisa saling belajar satu sama lain. Ini bukan sekadar mengelola sekolah, tetapi ikut mengubah masa depan keluarga-keluarga miskin di Indonesia,” pungkasnya.