Gara-gara Batas Tanah Pria di Musi Rawas Dibacok Sepupu hingga Meninggal Dunia

Korban dibacok pelaku, di kebun perbatasan lahan milik pelaku dan korban l, di Dusun I Desa Sungai Naik Kecamatan BTS Ulu, Minggu 30 November 2025 sekitar pukul 08.00 WIB- Foto : Dok Polsek BTS Ulu-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Petani di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Ari Winata (28) tewas dibacok  sepupunya sendiri, SA (45).

Warga Desa Sungai Naik, Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu ini meninggal dunia, setelah terkena bacokan dibagian kepala dan lehernya

Kapolsek BTS Ulu, AKP Fauzan Aziman mengungkapkan korban dibacok pelaku, di kebun perbatasan lahan milik pelaku dan korban l, di Dusun I Desa Sungai Naik Kecamatan BTS Ulu, Minggu 30 November 2025 sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat kejadian korban bersama istrinya berangkat ke kebun untuk menyadap karet. sampai diperbatasan lahan korban dan pelaku, mereka bertemu dengan pelaku.

BACA JUGA:Petugas Keamanan Pasar Inpres Dibacok, Ini Motif Tersangka

BACA JUGA:Tangan Penjaga Malam Pasar Inpres Dibacok, Polisi Selidiki motif Pelaku

"Di TKP, keduanya terjadi cekcok terkait dengan batas tanah. Tak lama cekcok tersebut berujung pelaku yang melakukan  pembacokan dengan menggunakan parang ke korban," ungkap Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian leher belakang sebelah kanan sedalam 10 cm dengan 25 jahitan dan luka pada jari kelingking dan jempol 7 jahitan.

Korban sempat dibawa ke puskesmas Jayaloka, namun dinyatakan sudah meninggal dunia pada saat di perjalanan.

"Pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga. Istri pelaku saudara sepupu korban," tambahnya. 

Saat ini pihaknya masih memburu pelaku yang kabur usai kejadian tersebut. 

"Benar, Kami sudah dua hari berada di lokasi untuk mengejar pelaku. Kita terus melakukan penyisiran di sekitar wilayah BTS Ulu dan sekitarnya," tegasnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan