Gubernur Sumsel : Pastikan Semua Saluran Air Tidak Terjadi Sumbatan
Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru meninjau titik rawan bencana di Kabupaten Muara Enim, Jumat 5 Desember 2025 -Foto : Dok. Pemprov Sumsel-
MUARAENIM, KORANLINGGAUPOS.ID - Sejumlah titik rawan bencana di Kabupaten Muara Enim ditinjau langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru di sela kegiatan touring bersama komunitas Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter 22 Palembang, Jumat 5 Desember 2025.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perjalanan menuju Kota Pagaralam yang juga dimanfaatkan Gubernur untuk melihat langsung kondisi wilayah yang memiliki potensi risiko bencana alam.
Sepanjang perjalanan, Gubernur Herman Deru memantau kondisi ruas jalan lintas, aliran sungai, serta kawasan yang dinilai rawan terhadap bencana seperti banjir, longsor, dan gempa bumi.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk langkah antisipatif Pemerintah Provinsi Sumsel dalam meminimalkan dampak bencana yang berpotensi terjadi, khususnya pada musim penghujan.
BACA JUGA:5.143 Rumah Tangga di Muba akan Terhubung Jargas, Begini Kata Gubernur
BACA JUGA:Gubernur Sumsel Herman Deru : Mari Ciptakan Lingkungan yang Ramah Disabilitas
Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru mengungkapkan saat ini belum ada penetapan status siaga bencana hidrometeorologi di Sumsel, karena Pemprov Sumsel masih menunggu laporan lengkap dari Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Sumsel.
Menurut Herman Deru, jika memang kondisi cuaca menunjukkan potensi ekstrem yang signifikan, baru status siaga akan ditetapkan.
Gubernur menjelaskan, untuk meningkatkan status kebencanaan, menurutnya harus didasarkan pada data dan analisis terkini. Gubernur juga menyinggung banjir di sejumlah titik Kota Prabumulih akibat hujan deras yang turun pada Kamis 4 Desember 2025 sejak sore hingga malam hari.
Gubernur kembali menegaskan, bahwa masyarakat tentu tetap harus waspada, sebab kalau banjir berjam-jam dan berhari-hari, rusak semua seluruh peralatan.
Untuk itu, Gubernur berpesan kepada seluruh masyarakat Sumsel untuk menjaga tempat tinggalnya, mulai dari kebersihan, saluran air, sanitasi. Pastikan semua saluran air tidak terjadi sumbatan dan akhirnya bisa jadi pemicu banjir.