Tips Ampuh Agar Baterai Motor Listrik Tak Cepat Drop, Mudah Dilakukan!
Penggunaan motor listrik di Indonesia terus meroket dalam beberapa tahun terakhir, meski begitu masih banyak pemilik yang belum memahami cara merawat baterai.-Tangkap Layar-
KORANLINGGAUPOS.ID - Penggunaan motor listrik di Indonesia terus meroket dalam beberapa tahun terakhir, meski begitu masih banyak pemilik yang belum memahami cara merawat baterai agar tetap awet.
Kebiasaan pengguna motor bensin yang terbawa ke motor listrik sering kali membuat baterai kehilangan usia pakainya lebih cepat.
VP of Engineering ALVA, Cahya Agusta Harianto, menjelaskan bahwa ada beberapa langkah penting yang sebaiknya dilakukan sejak awal.
Salah satu yang paling sering ditekankan pabrikan adalah menggunakan adaptor atau charger resmi.
BACA JUGA:Beli Motor Listrik Honda Dapat Diskon Khusus
BACA JUGA:Yamaha Jog E, Pilihan Motor Listrik Ramah Lingkungan untuk Kota Besar
Menurut Cahya, adaptor bawaan sudah dirancang khusus sesuai kemampuan pengecasan serta kapasitas baterai.
Menggunakan charger tidak resmi justru berpotensi menimbulkan panas berlebih hingga kerusakan komponen internal.
Kemudian pemilik motor listrik disarankan menjaga kapasitas baterai di kisaran 20–80 persen untuk penggunaan harian.
Pengisian hingga 100 persen hanya diperlukan ketika hendak bepergian jauh, bagi konsumen yang akan meninggalkan motor dalam waktu lama, sebaiknya sisakan baterai sekitar 60 persen.
BACA JUGA:Performa Ngebut, Harga Tetap Ramah Kantong! Daftar Motor Listrik 2025
BACA JUGA:Honda Pamer EV Outlier, Motor Listrik Dua Roda dengan Teknologi Masa Depan
Dalam kondisi mati, motor tetap membutuhkan daya untuk sistem Internet of Things (IoT) yang terus mengirim sinyal.
Penurunan harian mencapai 3 persen, sehingga 60 persen cukup untuk sekitar 20 hari.