Disnaker Musi Rawas Sebut Pembuatan Kartu Kuning Capai 427, Pelamar Didominasi Lulusan SMA

Kepala Disnaker Musi Rawas, Hj. Rusana Mulawati, S.IP., M.Si-Foto : Mukmin Harian Pagi Linggau Pos-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Musi Rawas (Mura) terus mengoptimalkan pelayanan bagi para pencari kerja melalui aplikasi Siap Kerja. Aplikasi ini terhubung langsung dengan situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan, www.kemenaker.go.id. 

Aplikasi tersebut menjadi pintu utama bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran pembuatan Kartu Kuning (AK1) sebagai syarat melamar pekerjaan.

Kepala Disnaker Musi Rawas, Hj. Rusana Mulawati, S.IP., M.Si, melalui Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Kerja, dan Transmigrasi (Penta), Christiandi, didampingi Kasi Informasi Pasar Kerja, Nuranti Eka Oktaviana, S.E, menjelaskan, aplikasi Siap Kerja wajib digunakan oleh setiap pencari kerja sebelum mencetak kartu AK1.

“Aplikasi Siap Kerja itu untuk daftar terlebih dahulu. Setelah mendaftar, barulah pencaker menyiapkan berkas seperti ijazah, KTP, pas foto 3x4, fotokopi KK, dan jika ada surat pengalaman kerja turut dilampirkan, sertifikat kerja,” jelasnya.

BACA JUGA:Disnaker Musi Rawas Catat 135 Lowongan Kerja Terdaftar Sepanjang 2025

BACA JUGA:Pemuda Muba Raih Mimpi ke Negeri Sakura, Apresiasi Disnakertrans yang Adakan Pelatihan Gratis Bahasa Jepang

Sejak Januari hingga Jumat, 12 Desember 2025, Disnaker Musi Rawas telah mencatat 427 pencari kerja yang membuat Kartu Kuning. Mayoritas dari mereka melamar pekerjaan di luar daerah.

“Rata-rata yang melamar itu ke Pulau Jawa dan luar Sumatera. Ada juga yang melamar ke perusahaan di Musi Rawas seperti SAS, HUAS, dan AKL,” tambahnya.

Sementara itu, beberapa hari terakhir banyak pencaker yang mengurus berkas untuk melamar pekerjaan di Air Bunda, terutama formasi perawat dan apoteker, karena sedang dibuka lowongan hingga 27 Desember.

Disnaker juga mencatat masih minimnya perusahaan yang melaporkan lowongan pekerjaan secara resmi. Hingga saat ini, baru 135 lowongan yang masuk ke sistem Disnaker.

BACA JUGA:Disnakertrans Muba Raih Predikat A Indeks Kepuasan Masyarakat Triwulan III Tahun 2025

BACA JUGA:Warga Minta Keadilan Terkait Perlakuan Pemberi Kerja, Begini Respon Kadisnakertrans Muba

“Kalau pembukaan lowongan ada, tapi laporan jumlah pelamar diterima atau tidak itu belum ada. Kita biasanya tahu informasi loker justru dari pencaker yang datang,” ungkap Christiandi.

Dari data Disnaker, pencari kerja didominasi lulusan SMA. Ada pula beberapa yang tidak tamat sekolah, namun tetap difasilitasi untuk membuat AK1.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan