Serius Sekolah Rakyat Akan Dibuka, Mulai Urus UKL UPL
Yusi Anedi.-Foto: Dokumen Pribadi.-
KORANLINGGAUPOS.ID-Ini perkembangan informasi tentang sekolah rakyat di Kabupaten Musi Rawas.
Setelah melakukan beberapa tahapan mulai dari menetapkan lokasi, di survey tim dari Kementerian PU.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Sosial (Dinsos) diminta mengurus UKL UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup)
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Musi Rawas, Muhammad Rozak melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Yusi Anedi, S.Ip mengatakan perkembangan informasi mengenai sekolah rakyat, setelah menetapkan lokasi dan ditinjau tim dari Kementerian PU.
BACA JUGA:Pembangunan Sekolah Rakyat di Musi Rawas Terkendala Izin UKL-UPL
BACA JUGA:Tunjangan Kinerja Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat Sudah Siap
"Sekarang kita diminta mengurus UKL UPL. Untuk mengurus UKL UPL butuh dana sementara itu belum dianggarkan karena perintah dari Pusat di akhir tahun sementara APBD 2026 sudah disahkan," katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID.
Untuk itu, anggaran untuk mengurus UKL UPL akan dimasukan di pergeseran APBD 2026 atau APBD Perubahan 2026.
"Kita sudah mengusulkan ke TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) untuk anggaran dana mengurus UKL UPL apakah nanti masuk di pergeseran APBD 2026 atau APBD Perubahan 2026," paparnya.
Menurutnya, Dinsos Kabupaten Musi Rawas sudah menaikan nota dinas ke Bupati Musi Rawas, Hj Ratna MAchmud untuk mengurus UKL UPL tersebut.
BACA JUGA:Januari 2026 Mulai Bangun Sekolah Rakyat di Lubuk Linggau, Hanya Untuk Warga Miskin Ekstrem
BACA JUGA:Muba Bakal Miliki Sekolah Rakyat Gratis untuk Anak Putus Sekolah
Untuk mengurus UKL UPL harus melibatkan pihak ketiga dari akademisi, bisa di Universitas Bengkulu, Universitas Sriwijaya, Palembang atau Universitas Lampung.
"Itu belum kita tentukan akan dianggarkan dulu anggarannya," jelasnya.