Habis Melahirkan ? Hindari 5 Makanan ini ya Bunda

Salah satunya, habis melahirkan hindari dulu makan makanan olahan dan cepat saji, seperti mie instan, sosis, nugget, kornet, kentang goreng, dan pizza. Pasalnya, makanan-makanan tersebut mengandung tinggi lemak, gula, garam, pengawet, dan pewarna buatan--

KORANLINGGAUPOS.ID - Habis melahirkan, sebaiknya kalian hindari makanan ini.

Setelah melahirkan, penting untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian. Pasalnya, nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi berperan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascamelahirkan dan meningkatkan produksi ASI yang berkualitas.

Dikutip dari alodokter, ada 5 jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh ibu setelah melahirkan.

Pertama hindari dulu makan makanan olahan dan cepat saji, seperti mie instan, sosis, nugget, kornet, kentang goreng, dan pizza. Pasalnya, makanan-makanan tersebut mengandung tinggi lemak, gula, garam, pengawet, dan pewarna buatan. Kandungan ini bisa memperlambat proses penyembuhan luka karena dapat meningkatkan peradangan di tubuh.

BACA JUGA:Ingat, Ini Makanan Penyebab Naiknya Kolesterol. Sebaiknya Dihindari

BACA JUGA:17 Oktober 2026 Semua Produk Makanan dan Minuman Wajib Halal

Selain itu, makanan olahan dan cepat saji juga rendah protein, vitamin, dan mineral, yaitu nutrisi yang penting untuk proses penyembuhan dan pemulihan pascamelahirkan.

Kedua, hindari makanan tinggi gula seperti kue, permen, biskuit, donat, dan cokelat batangan, karena makanan-makanan tersebut mengandung gula yang sangat tinggi. Gula dapat menyebabkan kadar gula darah di tubuh naik dengan cepat. Nah, jika dikonsumsi secara terus-menerus, kadar gula darah yang sering tinggi ini dapat menghambat proses penyembuhan luka setelah melahirkan, bahkan bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada luka.

Tetap hindari ikan dengan kadar merkuri tinggi. Ikan memang baik dikonsumsi karena mengandung nutrisi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat proses pemulihan pascamelahirkan. Namun, perlu berhati-hati saat mengonsumsinya, karena beberapa jenis ikan, seperti ikan tuna sirip kuning, ikan tenggiri, ikan king mackarel, ikan marlin, dan ikan todak, mengandung merkuri tinggi.

Merkuri bisa menumpuk di tubuh dan mengganggu kesehatan serta pemulihan tubuh Bunda. Selain itu, merkuri juga bisa terserap ke dalam ASI dan berisiko mengganggu perkembangan otak dan sistem saraf bayi, terutama bayi yang baru lahir dan masih sangat sensitif. 

BACA JUGA:Pelaku UMKM Makanan Tradisional di Musi Rawas Terkendala Pemasaran, ini Permohonannya pada Pemerintah

BACA JUGA:Mau Kurus, Ini 7 Makanan yang Bisa Bikin Kurus

Keempat, makanan yang mengandung alergen seperti seafood, telur, kacang tanah, susu sapi, dan produk olahan susu. Hal ini karena makanan-makanan tersebut mengandung alergen yang dapat memicu reaksi alergi, terutama bagi Bunda yang memiliki riwayat alergi terhadap makanan tersebut.

Reaksi alergi bisa membuat luka pascamelahirkan menjadi gatal dan makin meradang, sehingga proses penyembuhan luka pun jadi terganggu. Selain itu, alergen juga bisa terserap ke dalam ASI dan berpotensi menimbulkan reaksi alergi pada bayi yang sensitif terhadap makanan tersebut. Gejala bayi alergi makanan bisa beragam, mulai dari munculnya ruam kulit, sering menangis, sering menggaruk tubuh, gumoh atau muntah, hingga diare setelah menyusu. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan