Kurus tapi Masih Aktif Waspada Anak Mengalami Wasting, Ini Penjelasan Ketua Persagi Lubuk Linggau

Wasting adalah kondisi berat badan anak tidak sesuai dengan tinggi tubuhnya. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele- Foto : Dok Klikdokter-

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Kekurangan nutrisi pada anak tidak hanya kurang gizi dan stunting. kekurangan asupan gizi pada anak juga bisa menyebabkan anak mengalami wasting.

Wasting sendiri kondisi berat badan anak tidak sesuai dengan tinggi tubuhnya. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.

Lalu apa bedanya dengan anak kurang gizi dan anak stunting, Ketua Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kota Lubuk Linggau, Dr. M. Ridho Nugroho berikan penjelasan.

Anak kurang gizi sangat jarang terlihat aktif. Anak justru sering terlihat lesu, mata terlihat sayu dan rambut mudah rontok. Untuk anak stunting, lebih aktif namun badan sangat pendek dibandingkan usianya, yang berdampak pada terhambatnya pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif.

BACA JUGA:Menu Tekwan MBG Viral, PERSAGI Lubuk Linggau : Ahli Gizi Jangan Aabaikan Kebutuhan Kalori Anak

BACA JUGA:PERSAGI Lubuk Linggau: Pemenuhan Gizi Makanan Dimulai dari Teliti dalam Pemilihan Bahan

"Sementara anak wasting, biasanya aktif seperti anak pada umumnya. Namun badannya kurus tidak sesuai dengan tinggi tubuhnya. Dan seringkali tidak dianggap berbahaya oleh orang tua. Dampaknya, anak wasting biasanya daya tahan tubuhnya lemah sehingga lebih gampang sakit," ungkap Ridho. 

Namun ketiganya jelas Ridho, sama-sama disebabkan asupan gizi anak yang kurang. 

"Setiap anak ada kebutuhannya masing-masing berdasarkan usia. Contoh anak SD kelas 1 hingga kelas 3 atau usia 7 sampai 10 tahun, kebutuhan kalorinya itu 500 sampai 600 kalori. Tidak boleh kurang. Dari kebutuhan tersebut, 60 persenya karbohidrat lalu 30 persen protein, sisanya lemak, vitamin dan mineral. Ini harus tercukupi," jelasnya.

Untuk itu, jika anak memiliki ciri-ciri seperti diatas ia menyarankan agar orang tua segera memeriksakan anaknya. 

BACA JUGA:Cegah Keracunan Makan Bergizi Gratis, Simak Penjelasan Ketua PERSAGI Lubuk Linggau

BACA JUGA:Persagi Lubuk Linggau dan Kalbe Nutritionals Adakan Minum Susu Bersama di SIT Raudhatul Jannah

"Tujuannya untuk memastikan dulu apakah anaknya wasting atau jangan-jangan stunting. Kenapa, untuk mengetahui penanganannya. Jika sudah dipastikan wasting, pastikan asupan gizi dipenuhi dengan baik sesuai kebutuhan anak. Jangan sampai anak depisit kalori," tegasnya.  

Dikutip dari alodokter, selain gangguan pertumbuhan, ada beberapa tanda wasting pada anak seperti memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah sehingga lebih mudah sakit, seperti pneumonia dan diare kronis. Mengalami penurunan kemampuan kognitif, seperti sulit mengingat atau sulit konsentrasi. Mengalami keterlambatan perkembangan, misalnya telat berbicara dan telat berjalan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan