Gubernur : 50 % Jalan Nasional Musi Rawas - Muba Rusak, Rp 170 Miliar untuk Perbaikan Mulai Januari 2026

Jalan Nasional di Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas yang mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga terlihat pengendara sepeda motor kesulitan untuk melewatinya Jumat 26 Desember 2025-Foto Mukmin / Harian Pagi Linggau Pos-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas untuk meninjau secara langsung kondisi jalan nasional yang mengalami kerusakan parah di Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri Jumat  26 Desember 2025.

Gubernur tiba di lokasi menggunakan helikopter dan disambut oleh Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno, S.H., Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, jajaran Forkopimda, serta masyarakat setempat.

Setibanya di lokasi, Gubernur bersama rombongan langsung menuju titik jalan nasional yang rusak parah dan mengalami amblas dengan kedalaman hampir 80 cm. 

Jalan tersebut merupakan ruas strategis penghubung Musi Banyuasin–Musi Rawas.

BACA JUGA:Pedagang Pasar B Srikaton Musi Rawas Keluhkan Sepinya Pembeli dan Jalan Rusak

BACA JUGA:Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Musi Rawas Gencarkan Patroli di Jalan Rusak

Dalam keterangannya, Herman Deru menyampaikan bahwa kerusakan jalan di ruas tersebut telah mencapai hampir 50 kilometer atau sekitar 50 persen dari total panjang jalan Musi Banyuasin–Musi Rawas.

“Ini jalan yang sering viral karena banyak kendaraan roboh. Kita tidak boleh marah karena itu informasi yang positif, tetapi informasinya juga harus jelas, titiknya di mana,” ungkapnya.


Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru kunker ke Kabupaten Musi Rawas untuk meninjau kondisi jalan nasional yang rusak parah di Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri Jumat 26 Desember 2025-Foto Mukmin / Harian Pagi Linggau Pos-

Ia juga menegaskan bahwa selain kondisi jalan, kendaraan angkutan yang melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) juga perlu mendapat perhatian dan dipublikasikan, bukan hanya kerusakan jalannya saja.

Gubernur memastikan bahwa perbaikan jalan nasional tersebut sudah dianggarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan telah melalui proses tender. Saat ini tinggal menunggu penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK).


Sambil menunggu pelaksanaan perbaikan permanen, Balai Besar Jalan Nasional untuk melakukan pemeliharaan sementara agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman, Jumat 26 Desember 2025-Foto Mukmin / Harian Pagi Linggau Pos-

“Nilai perbaikan jalan ini mencapai sekitar Rp 170 miliar. Kalau dibiayai menggunakan anggaran kabupaten, bisa langsung habis belanja daerahnya. Karena itu anggaran sudah dari kementerian dan sudah ditenderkan,” jelasnya.

Sambil menunggu pelaksanaan perbaikan permanen, Herman Deru meminta pihak Balai Jalan Nasional untuk melakukan pemeliharaan sementara agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan