Hasil Panen Padi di Sidoharjo Musi Rawas Terus Meningkat

Terlihat petani di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas panen padi- Foto: Dok. PPL Desa Sidoharjo -

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) Desa Sidoharjo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, mencatat saat ini sudah sekitar 85 persen petani di Sidoharjo telah selesai melakukan pemanenan tanaman padinya.

Sisanya sekitar 15 persen itu tinggal menunggu waktu yang pas untuk melakukan proses pemanenan, keterlambatan panen ini selain disebabkan petani banyak yang telat tanaman  padi, ada juga karena saat ini musim penghujan sehingga banyak petani yang menunda waktu panen padinya.

PPL Desa Sidoharjo, Sudarmoko, menjelaskan  kalau saat ini hanya sekitar 15 persen lagi kelompok tani yang belum panen, hal ini disebabkan beberapa faktor. 

Mulai dari telat waktu tanamnya  ada juga memang petani menunda waktu panennya dikarenakan saat ini musim penghujan.

 

Ada dua kelompok tani yang belum sepenuhnya melakukan panen yakni di Kelompok Dwi Sinto 1 dan Dwi Sinto 2. 

Selain itu jika petani nekat ingin panen di musim penghujan seperti saat ini, itu resikonya cukup besar,  kalau tidak segera dijemur di musim penghujan seperti saat ini dapat menyebabkan gabah tersebut menjadi berjamur.

Sehingga kalau tidak segera dilakukan penjemuran makan hasil berasnya akan menjadi hitam atau merah, dengan begitu jika ingin dijual maka berasnya itu tidak laku.  

Kemudian untuk petani yang menjual hasil panennya itu ke pihak Bulog di musim panen kali ini menurun, di musim panen sebelumnya itu ada sekitar 95 ton gabah yang diserap bulog, sedangkan saat ini hanya 65 ton gabah yang telah diserap Bulog. 

 

Ada beberapa faktor yang membuat petani tidak menjual gabahnya ke pihak Bulog, seperti petani sudah ada tanggungan modal ke pihak mesin, kemudian ada juga di musim tanam yang lalu mereka itu menjual semua gabahnya dimusim ini mereka hanya jual separuh, itu juga ada.

Kalau untuk proses penjualan ke pihak bulog itu lancar semua, mulai dari prosesnya hingga pencairannya itu juga cukup lancar.  

“Alhamdulilah hasil panen petani di Desa Sidoharjo ini cukup baik, bahkan sudah tiga musim ini terus mengalami peningkatan hasilnya, untuk masalah penyakitnya itu tidak terdeteksi, namun kalau untuk hambanya itu masih ada, karena setiap musim  itu pasti ada hamanya,"jelasnya.

Harapannya  setelah selesainya panen ini, petani dapat langsung melakukan pengolahan lahan sawahnya, kemudian melakukan penanaman padinya itu secara serentak dengan menggunakan bibit unggulan.  

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan