Konten Porno Bisa Merusak Struktur Kerangka Otak, Cegah Anak Akses Gadget
Belum semua anak bisa mencegah dirinya untuk tidak mengakses konten porno -Foto: Dok. Dokter Sehat-
KORANLINGGAUPOS.ID - Libur sekolah membuat anak- anak berpotensi lebih lama bermain gadget.Selain game, konten porno rentan diakses anak-anak baik secara sengaja maupun tidak.
Tak jarang orang tua mengabaikan hal ini, karena meyakini putra putri mereka sudah bisa memilah dan memilih konten yang pantan ditonton.
Namun belum semua anak bisa mencegah dirinya untuk tidak mengakses konten porno.
Seberapa bahaya seorang anak yang terpapar konten porno?
Dilansir dari laman Dokter Sehat, anak-anak yang mengakses konten pornografi dapat meningkatkan kemungkinan pengalaman seksual lebih dini, terutama anak yang sudah kecanduan.
BACA JUGA:Psikolog : Liburan Akhir Tahun Jadi Momentum Emas Perkuat Kedekatan Orang Tua dan Anak
BACA JUGA:Pola Asuh yang Tepat untuk Anak Introvert
Pornografi dapat memengaruhi ekspektasi remaja tentang seks.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kebiasaan ini dapat memengaruhi anak untuk mencoba melakukan aktivitas seksual yang dilihatnya di film porno, seperti: Hubungan seks anal, ejakulasi di wajah, seks dengan banyak pasangan, dan terjadinya aktivitas seksual yang tidak aman seperti tidak menggunakan kondom dan penetrasi vagina yang tidak aman.
Paparan pornografi pada remaja dikaitkan dengan keyakinan yang lebih kuat pada stereotip gender, terutama untuk laki-laki.
Remaja laki-laki yang sering melihat pornografi lebih cenderung memandang perempuan sebagai objek seks dan memiliki sikap seksisme.
Beberapa bahaya pornografi pada anak lainnya yang perlu diketahui oleh orang tua, di antaranya:
BACA JUGA:Keunggulan Bimbel Love Kids Learning Lubuk Linggau, Fokus Kembangkan Potensi Anak Sejak Dini
BACA JUGA:Kreativitas Anak TK ABA 1 Lubuk Linggau Melalui Belajar Sambil Bermain