Tidak Semua Batuk Berdahak itu TBC, Ini Penjelasannya

Dokter spesialis paru di Kota Lubuk Linggau, Dr Indra Barata, Sp.P--

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Tidak semua Batuk berdarah atau Hemoptisis itu TBC (Tuberkulosis). Meskipun, salah satu gejala penderita TBC diantaranya batuk berdarah.

Dokter spesialis paru di Kota Lubuk Linggau, Dr Indra Barata, Sp.P berikan penjelasan. 

Batuk berdarah jelas dr Indra tergantung ada yang ringan, sedang dan berat. Namun tidak semua batuk darah itu TBC, karena bisa saja ada beberapa penyakit lainnya.

Memang ungkap dr Indra, untuk yang sering atau kebanyakan itu penderitan TBC tapi disertai gejala lain. Jika TBC didahulu batuk kronik yang lebih dari 2 minggu, Batuk Berdahak lalu TBC. Ini juga perlu dipastikan melalui ronsen atau cek dahak

 

"Namun batuk berdahak ada juga disebebkan penyakit lainnya, seperti batuk kronik yang membuat area tenggorokan terluka sehingga sedang batuk keluar darah. Ada juga infeksi dibagian paru lainnya seperti pneumonia yang menyebabkan bagian tenggorokan terluka. Bisa juga disebabkan adanya tumor paru, diawali batuk lama yang setelah dicek ternyata ada tumor," jelas dr Indra.

Lalu bagaimana ketika kita mengeluarkan darah saat batuk ? 

"Pasien harus tetap tenang, segala sesuatu darah yang dikeluarkandari tubuh ya keluarkan jangan cemas dan jangan ditahan. Pergi ke dokter terdekat, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Lalu, untuk memastikan penyebabnya segera cek ronsen atau cek dahak dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) Xpert (GeneXpert MTB/RIF). Sehingga, penanganannya juga tepat," ungkapnya. 

Batuk berdarah atau hemoptisis dikutip dari alodokter tidak boleh dianggap remeh. Gejala ini dapat berkaitan dengan gangguan pada saluran pernapasan atau organ lain. Penanganan dini perlu segera dilakukan agar penyebab batuk berdarah segera diketahui dan komplikasi dapat dicegah.

 

Darah yang keluar saat batuk umumnya bercampur dengan dahak. Batuk berdarah pada orang berusia muda bisa jadi bukan gejala sakit serius dan dapat segera ditangani. Namun, kondisi ini bisa menjadi indikator berbahaya terutama bagi mereka yang berusia tua dan para perokok.

Penyebab batuk berdarah umumnya terbagi menjadi 2, yaitu yang berasal dari saluran pernapasan dan yang tidak berkaitan langsung dengan sistem pernapasan. 

Penyebab yang berasal dari saluran pernapasan di antaranya Peradangan pada paru-paru, seperti bronkitis, TBC, abses, infeksi parasit. Penyakit pembuluh darah di paru-paru, seperti embolisme. Pneumonia, Edema, Kanker paru-paru dan kanker tenggorokan, Penyakit autoimun, seperti fibrosis kistik, Efek samping obat, Benda asing yang masuk ke saluran pernapasan, 

Sementara penyebab yang tidak berkaitan dengan saluran pernapasan seperti, gangguan katup jantung, seperti stenosis mitral, indikasi penyakit pembuluh darah, seperti nodosa poliarteritis, Pseudohemotisis dan Hematemesis.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan