Muratara Sudah Punya BPS Sendiri, ini Kegiatan Dilakukan
Yopisyah Putra, SE- Foto: Dok. M Yasin/Linggau Pos -
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sekarang sudah punya Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri, selama ini kegiatan BPS di Muratara dilakukan BPS Musi Rawas.
Kepala BPS Muratara dijabat Eko Tris Darmanto, SST., M.Si. Kantornya di Kecamatan Rupit tepatnya di depan Kantor Bappeda Muratara.
"Sekarang Muratara ada BPS sendiri tidak lagi bergabung di BPS Musi Rawas," kata Kepala BPS Muratara, Eko Tris Darmanto, SST., M.SI melalui Statisi Penyelia, Yopisyah Putra, SE, kepada KORANLINGAUPOS.ID, Kamis 8 Januari 2025
Menurutnya, BPS Muratara resmi terbentuk sejak Oktober 2025. Setelah resmi terbentuk BPS Muratara langsung bergerak melaksanakan kegiatan statistik.
Saat ini BPS Muratara tengah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan Seruti (Survei Rumah Tangga Terintegrasi), kedua kegiatan tersebut dilaksanakan serentak dan pelaksanaan Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional).
Saat ini sedang melatih petugas, pelatihan dilaksanakan secara online. "Sekarang latihan secara online. nanti akan ada pelatihan tatap muka atau offline menjelang pelaksanaan kegiatan. Hanya satu kali kita adakan pelatihan secara tatap muka," jelasnya.
Ia menyebutkan Susenas untuk menghitung kemiskinan kabupaten, sedangkan Susenas untuk menghitung PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) rumah tangga.
Sakernas dilaksanakan di Bulan Februari dan Agustus. Februari untuk menghitung Provinsi, sehingga di kabupaten hanya diambil sampel, sedikit sampelnya. Sedangkan Agustus untuk menghitung kabupaten," jelasnya.
Ia menyebut kegiatan Sakernas untuk mengetahui Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPP). "Itu angkanya dari Sakernas Agustus, nanti rilisnya di bulan September," paparnya.
Susenas dilaksanakan Maret serentak dengan pelaksanaan Seruti. "Susenas dilaksanakan dua kali dalam satu tahun yakni pada Maret dan September. Kalau Maret untuk menghitung untuk kabupaten, September untuk menghitung provinsi," sebutnya.
Jumlah petugas Susenas dan Seruti 56 orang yang terdiri Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) 19 orang dan Petugas Pencacah Lapangan (PCL) 37 orang.
Sedangkan jumlah petugas Sakernas sebanyak 12 orang terdiri dari PML 4 orang dan PCL 8 orang.