Cara Perawatan Aki Motor Agar Tidak Mudah Soak
Perawatan aki motor bukan sulit, tapi kadang pemilik kendaraan lalai hingga aki gampang rusak-Foto : Dok. Astraotoshop-
KORANLINGGAUPOS.ID - Agar performanya tetap stabil, perlu siasat dalam merawat aki basah. Meski dengan perawatan sederhana, aki bisa bertahan lebih lama dan tidak mudah soak.
Dilansir dari astraotoshop, salah satu perawatan terpenting pada aki basah adalah memeriksa volume air aki secara berkala. Pastikan air elektrolit berada di antara batas LOW dan UPPER.
Jika volumenya berkurang, segera tambahkan air aki murni (aquades), bukan air aki zuur, karena zuur digunakan hanya untuk menaikkan kadar asam saat pengisian ulang di bengkel.
Selain itu, jangan lupa menjaga terminal aki tetap bersih dari korosi. Terminal yang berkarat dapat menghambat aliran listrik ke sistem kendaraan.
Tips penting yang wajib dilakukan:
* Cek level air aki setiap 1–2 minggu atau sebelum perjalanan jauh.
* Tambahkan air aki murni jika volumenya menurun.
* Bersihkan terminal dengan sikat kawat dan larutan baking soda jika muncul karat.
* Oleskan grease atau pelumas terminal agar tidak mudah berkorosi.
Meski tergolong tahan lama, aki basah bisa cepat rusak jika tidak dirawat dengan benar. Beberapa penyebab umum aki basah cepat soak antara lain:
* Volume air aki sering dibiarkan turun sehingga pelat timbal terpapar udara dan mengalami kerusakan.
* Overcharge atau pengisian berlebih dari alternator yang membuat cairan elektrolit cepat menguap.
* Kendaraan jarang digunakan, sehingga proses pengisian ulang tidak terjadi dan aki perlahan kehilangan daya.
* Kualitas elektrolit buruk atau tidak pernah diganti ketika kondisinya sudah keruh.