Diduga Kena DBD, Anak di Lubuk Linggau Meninggal Dunia
Foto : Dok. Ilustrasi Kaki Jenazah--
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Awal tahun 2026, kasus penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Lubuk Linggau alami kenaikan.
Bahkan Jumat, 9 Januari 2026 satu pasien DBD meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau Dr Apt Marlinda Sari melalui Kabid P2P Dinkes Kota Lubuk Linggau, Lena Agutina saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID, Jumat 9 Januari 2026 mengungkapkan pihaknya mencatat untuk awal Januari 2026 hingga kemarin sudah ada 4 kasus DBD. Sementara sepanjang 2025, terdata ada sebanyak 373 pasien DBD di Kota Lubuk Linggau.
"Ada 2 di Ulak Surung (PKM Megang), 1 di Ulak Lebar (PKM Sidorejo) dan 1 di Simpang Periuk," ungkapnya.
BACA JUGA:Ada 22 kasus positif DBD yang Dicatat Dinas Kesehatan
BACA JUGA:Sudah 100 Warga Terkena DBD, Bupati Muratara Keluarkan Surat Edaran
Pasien yang di PKM Megang yang dilaporkan pasien DBD meninggal dunia.
"Sudah dilaporkan tadi, dan pihak Puskesmas Megang sudah turun kunjungan ke rumah duka," jelasnya.
Ia pun mengimbau warga untuk waspada penularan DBD dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus.
Kepala Puskesmas Megang, Yunita Anggraini juga memebanrkan jika pihaknya mendapat laporan ada anak usia 11 tahun yang meninggal dunia karena suspect DBD
BACA JUGA:Hingga Agustus 2025, 266 Warga Lubuk Linggau Terjangkit DBD
BACA JUGA:Sudah 14 Warga Diserang DBD, Waspadai 8 Gejala Daruratnya
"Sore tadi petugas kami di lapangan sudah turun ke rumah duka melakukan investigasi, untuk memastikannya. Besok (hari ini, red) petugas kita akan kembali tindaklanjuti. Kita lihat hasilnya nanti. Namun untuk laporan yang masuk dan keterangan keluarga, pasien meninggal karena DBD," jelasnya.
Pihaknya pun tentu akan segera menindaklanjuti hal ini.