Debit Air Sungai di Musi Rawas Naik

Petugas BPBD Musi Rawas saat melakukan monitoring terhadap debit air di wilayah Musi Rawas-Foto : BPBD-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Musi Rawas dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan debit air sungai mengalami peningkatan. Kondisi air sungai juga tampak berwarna kecokelatan akibat tingginya curah hujan yang terjadi secara terus-menerus.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Musi Rawas, H. A. Darsan, mengatakan bahwa intensitas hujan di wilayah Musi Rawas memang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Musi Rawas langsung meningkatkan kegiatan monitoring dan pengecekan debit air sungai di sejumlah titik rawan.

“Monitoring dan pengecekan ini dilakukan untuk melihat bagaimana kondisi debit air sungai, mengingat curah hujan saat ini cukup tinggi,” ungkap Darsan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lanjut Darsan, debit air sungai di sejumlah wilayah Musi Rawas terpantau mengalami kenaikan dengan kondisi air yang cenderung keruh

 

Dan saat ini sudah terdapat beberapa titik jalan yang sempat mengalami genangan air. Salah satunya di Jalan Lintas PALI–Musi Rawas, tepatnya di Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan.

“Genangan air tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Jernih. Akan tetapi, pada sore harinya kondisi jalan sudah kembali kering dan dapat dilalui kendaraan umum, baik roda dua maupun roda empat,” jelasnya.

Darsan menambahkan, BPBD Musi Rawas terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan siaga, mengingat saat ini wilayah Musi Rawas masih berada dalam musim hujan. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Musi Rawas juga telah disiagakan.

“Saat ini Musi Rawas masih berada dalam musim hujan dan puncaknya diperkirakan terjadi pada Februari mendatang. Namun berdasarkan prediksi BMKG, kondisi wilayah Musi Rawas masih dalam kategori aman,” tegas Darsan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan