Keindahan Anggrek Dendrobium, Dari Hobi Menjadi Usaha

Keindahan Angrek Dendrobium Caesar Warawan dan Dendrobium Caesar Yellow di Pelangi Orchids -Foto Mukmin / Harian Pagi Linggau Pos-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Berawal dari hobi pribadi, Reni, warga Kabupaten Musi Rawas, sukses mengembangkan usaha budidaya anggrek yang kini dikenal dengan nama Pelangi Orchids. Usaha ini telah dirintis sejak 2013 dan mampu bertahan hingga sekarang, meski sempat menghadapi pasang surut kondisi pasar tanaman hias.

Reni menuturkan, pada awalnya ia hanya mengoleksi anggrek karena kecintaannya terhadap tanaman hias. Namun seiring waktu, koleksinya semakin banyak dan ia mulai melihat peluang usaha, khususnya di wilayah Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas yang saat itu masih minim pembudidaya anggrek.

“Awalnya hanya hobi, tapi karena koleksi semakin bertambah dan banyak yang tertarik, akhirnya saya mencoba membudidayakan secara lebih serius,” ungkapnya.

Salah satu jenis anggrek unggulan yang dibudidayakan di Pelangi Orchids adalah Dendrobium Caesar Warawan. Anggrek ini memiliki ciri khas warna putih di bagian tepi dengan ungu pekat atau magenta di bagian tengah, membentuk pola semi keriting yang unik. 

 

Bunganya dikenal rajin berbunga, tahan lama, dan tampak melambai dengan batang kemerahan yang menonjol. Selain itu, tersedia pula varian warna soft red serta putih kombinasi pink.

Tak kalah menarik, Pelangi Orchids juga membudidayakan Dendrobium Caesar Yellow yang memiliki bunga kuning cerah dan bersinar, memancarkan kesan ceria dan bersemangat. Varietas ini tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung dengan kelembapan sedang, sehingga dikenal tangguh dan mudah dirawat, bahkan cocok bagi penggemar anggrek pemula.

Dari sisi perawatan, anggrek Dendrobium tergolong mudah dibudidayakan. Tanaman ini menyukai media berpori seperti sabut kelapa atau arang dan membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Anggrek juga dapat berbunga tanpa pupuk, meski pemupukan khusus pembungaan dapat meningkatkan jumlah kuntum bunga.

Anggrek hasil budidaya tersebut dipasarkan dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp35 ribu per pot hingga mencapai ratusan ribu rupiah, tergantung jenis, ukuran tanaman, serta tingkat kematangan bunga.

Melalui Pelangi Orchids, Reni berharap usahanya tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga dapat mendorong minat masyarakat Musi Rawas dan sekitarnya untuk mengembangkan budidaya anggrek sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan