Jembatan Simpang Temelat di Musi Rawas Memprihatinkan, Polisi Imbau Pengendara Bersabar dan Alih Rute
Kondisi Jembatan Simpang Temelat, di Kecamatan Suka Karya, Kabupaten Musi Rawas-Foto : DOk Polres Musi Rawas-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Jembatan Simpang Temelat di Kecamatan Suka Karya, Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang saat ini masih dalam proses perbaikan menimbulkan kemacetan hampir setiap hari. Kondisi jembatan yang memprihatinkan ini, membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut harus diatur secara ketat oleh petugas.
Kasat Lantas Polres Musi Rawas, AKP Muriyanto, S.H., M.H., melalui Kanit Turjawali IPDA Reksen Arisandi, mengungkapkan jembatan alternatif di Simpang Temelat hampir setiap hari mengalami kerusakan atau jebol akibat tingginya beban kendaraan yang melintas.
“Hampir setiap minggu jembatan alternatif ini selalu jebol. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, mulai dari pelaksana hingga pengawas pekerjaan. Idealnya, perbaikan dilakukan dalam waktu khusus, cukup satu hari atau setengah hari, bukan terus-menerus setiap jam,” ungkapnya.
Menurutnya, perbaikan yang dilakukan secara berulang justru berdampak pada kemacetan panjang dan merugikan banyak pihak, baik masyarakat pengguna jalan, petugas di lapangan, maupun para pekerja proyek.
Ia menegaskan, imbauan pembatasan muatan tidak hanya berlaku bagi kendaraan di atas 8 ton. Bahkan kendaraan dengan muatan sekitar 5 ton pun diharapkan dapat mengalihkan rute demi menjaga keselamatan dan mencegah kerusakan lebih parah.
Satlantas Polres Musi Rawas turut mengimbau para pengendara agar bersabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Bagi pengendara yang menuju Palembang, disarankan menggunakan jalur Lahat – Muara Enim – Prabumulih – Palembang. Sementara itu, kendaraan bermuatan dilarang melintasi Jembatan Simpang Temelat.
IPDA Reksen Arisandi menambahkan, pihaknya hampir setiap hari menurunkan personel di area tersebut guna menggatur alur lalulintas di sana.
“Bahkan tadi malam, anggota kami sejak siang hingga pukul 05.00 WIB masih melakukan pengaturan lalu lintas, meski dalam kondisi hujan. Harapan kami, masyarakat yang membawa muatan berat bisa sementara waktu berpindah ke jalur lain, mengingat kondisi jembatan sudah sangat – sangat memprihatinkan,” pungkasnya.