SDN 27 Lubuk Linggau Kenang Bilqis Dwi Ufaira, Siswi yang Berpulang Karena DBD
Plt Kepala SDN 27 Lubuk Linggau, Teguh, S. Pd - Foto : Yulmi Pransiska / Linggau Pos-
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID – Suasana duka menyelimuti SDN 27 Lubuk Linggau setelah salah satu siswi kelas V, Bilqis Dwi Ufaira, meninggal dunia karena terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) Kamis malam 8 Januari 2026.
Bilqis dikenal sebagai anak yang rajin, baik, dan memiliki semangat belajar tinggi di antara teman-temannya.
Plt Kepala SDN 27 Lubuk Linggau, Teguh, S. Pd, yang juga mengajar di kelas V, menceritakan kronologi singkat sebelum kepergian Bilqis.
Pada hari Senin, saat masuk sekolah ajaran baru, Bilqis masih hadir seperti biasa meski ia sedang sakit.
Namun, keesokan harinya, Selasa, ia terlihat kurang sehat. Seorang teman sekelas melaporkan kepada guru bahwa Bilqis menangis. Ketika ditanya, ia mengeluhkan sakit kepala dan demam.
Melihat kondisi tersebut, Teguh dengan penuh kepedulian langsung mengantarkan Bilqis pulang ke rumahnya.
“Kami izinkan untuk beristirahat karena sakit. Namun sebelum dinyatakan meninggal, Bilqis memang sudah tidak masuk sekolah lagi dikarenakan sakit,” ungkap Teguh.
Bilqis Dwi Ufaira dikenal sebagai siswi yang rajin, sopan, dan memiliki kepribadian baik. Pihak sekolah menyebut Bilqis sebagai teman yang selalu membantu dan tidak pernah menimbulkan masalah. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, guru, dan teman-teman di sekolah.
“Bilqis adalah anak yang rajin sekali. Kami semua merasa kehilangan atas kepergiannya,” ujar Teguh dengan nada penuh duka.
Sebagai bentuk kepedulian, pihak sekolah bersama siswa kelas V mendatangi rumah duka untuk melayat. “Kemarin kami bersama teman-teman sekelasnya datang ke rumah duka untuk memberikan doa dan dukungan kepada keluarga. Hari ini kami kembali hadir untuk memberikan santunan dari sekolah,” jelas Teguh.
Ia menambahkan, kehadiran pihak sekolah di rumah duka merupakan wujud solidaritas dan rasa kekeluargaan.
“Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Kehilangan ini bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kami di sekolah,” katanya.