Guru BK SMAN 8 Lubuk Linggau Punya Program 'Kenali Potensimu', ini Harapannya

Guru BK SMAN 8 Lubuk Linggau, Mustamir -Foto : Dok. Pribadi -

KORANLINGGAUPOS.ID - Siswa kelas X SMA Negeri 8 Lubuk Linggau kini mendapat kesempatan istimewa untuk lebih mengenal diri mereka melalui sebuah program baru bertajuk “Kenali Potensimu”.

LAPORAN YULMI PRANSISKA, LUBUK LINGGAU

Program ini digagas oleh Guru Bimbingan Konseling (BK) sekolah sebagai langkah awal mendampingi siswa dalam fase transisi dari SMP ke SMA, yang dikenal sebagai masa penting dalam perkembangan diri dan pembentukan jati diri.  

Memasuki jenjang SMA, siswa kelas X menghadapi berbagai tantangan baru. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam hal penyesuaian sosial, emosional, dan pengembangan minat serta bakat. 

BACA JUGA:Guru BK SMAN 8 Lubuk Linggau Ambil Peran Persiapkan Siswa Ikuti SNPMB 2026

BACA JUGA:Resmi Dilantik dan Diklat, Pengurus OSIS SMAN 8 Lubuk Linggau Diminta Jadi Teladan Bagi Teman-teman

Guru BK SMAN 8 Lubuk Linggau menilai bahwa masa ini merupakan momentum krusial bagi siswa untuk mulai melakukan refleksi diri.  

“Banyak siswa yang masih bingung dengan potensi yang mereka miliki. Ada yang belum tahu minatnya di bidang apa, ada yang ragu dengan kemampuan akademiknya, bahkan ada yang belum berani menentukan cita-cita. Program ini hadir untuk membantu mereka menemukan arah,” jelas salah satu Guru BK SMAN 8 Lubuk Linggau.  

Dengan pendekatan yang humanis, guru BK berharap siswa tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan sosial.  

Guru BK menjadi pendamping utama dalam proses ini. Mereka tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga berperan sebagai fasilitator yang membuka ruang dialog bagi siswa. 

BACA JUGA:SMAN 8 Lubuk Linggau Borong Prestasi dalam Simulasi Lomba PMR se-Kota Lubuk Linggau 2025

BACA JUGA:SMAN 8 Lubuk Linggau Punya Program Bimbingan Konseling 'Kenali Potensimu', ini Maksudnya

Melalui sesi konseling, workshop, dan kegiatan reflektif, siswa diajak untuk lebih terbuka terhadap potensi diri.  

“Guru BK bukan sekadar tempat curhat, tetapi mitra siswa dalam perjalanan menemukan jati diri. Kami ingin setiap anak merasa dihargai, didengar, dan didukung,” tambah Guru BK tersebut.  

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan