Pasca Warga Musi Rawas Diserang Buaya, BKSDA Imbau Warga Waspada

Kondisi Tiwan (59), warga Desa Sadarkarya, saat menjalani perawatan di Puskesmas Mangunharjo usai dilaporkan menjadi korban serangan buaya di Sungai Lesing, Kabupaten Musi Rawas -foto Dokumen keluarga-

MUSI RAWAS, KROANLINGGAUPOS.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengimbau masyarakat yang dekat di sekitar aliran sungai yang diketahui menjadi habitat buaya, agar selalu waspada dan berhati-hati. Terutama, pada waktu pagi dan sore hari.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Lahat, Yosmono pasca adanya kejadian warga yang menjadi korban serangan buaya di wilayah Kabupaten Musi Rawas.

“Buaya biasanya menyerang karena kemungkinan sedang mencari makan dan melihat keberadaan orang di sekitarnya. Pada kondisi tersebut, buaya bisa langsung menyerang,” jelas Yosmono.

Sebelumnya, seorang warga Desa Sadarkarya, Kecamatan Purwodadi, bernama Tiwan (59), dilaporkan menjadi korban serangan buaya di Sungai Lesing, Dusun I, Desa Megang Sakti IV, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka gigitan pada bagian paha kiri, paha kanan, serta perut sebelah kiri. Korban kemudian langsung mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Mangunharjo.

Yosmono menambahkan, pihaknya saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut sebelum turun langsung ke lokasi yang diduga merupakan kawasan dengan populasi buaya cukup banyak.

Ia juga menegaskan, kewenangan penanganan satwa buas jenis buaya saat ini berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Meski demikian, BKSDA tetap melakukan koordinasi apabila terjadi konflik antara manusia dan buaya.

“Kami sifatnya hanya membantu saja, karena kewenangannya sepenuhnya tidak lagi berada di kami,” jelasnya.

 

Selain itu, Yosmono berharap pemerintah desa setempat dapat memasang papan peringatan di area-area sungai yang rawan keberadaan buaya sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, salah seorang tetangga korban l, Hajir warga Sadarkarya, Kecamatan Purwodadi, menyampaikan korban sempat menjalani perawatan medis selama dua hari di Puskesmas Mangunharjo. 

Saat ini, korban telah diperbolehkan pulang dan dibawa ke rumah untuk melanjutkan pemulihan.

Namun demikian, kondisi korban belum sepenuhnya pulih akibat luka yang dideritanya pascaserangan buaya tersebut.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan