Atlet Potensial Lubuk Linggau Cedera Parah, PSSI Siapkan Pemantauan Medis
Kondisi M. Abbad Nailun Nabhan berbaring di rumah didampingi kedua orang tuanya pasca operasi akibat cedera patah tulang, Selasa 20 Januari 2026.-Foto: Mukmin/ Harian Pagi Linggau Pos.-
KORANLINGGAUPOS.ID-Insiden cedera serius menimpa seorang atlet muda dalam Turnamen Sepak Bola Mini yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Lubuk Linggau di Lapangan Eks Kompi Lubuk Linggau, Sabtu 17 Januari 2026 siang.
Korban diketahui bernama M. Abbad Nailun Nabhan, atlet U-13 dari Linggau Soccer School Club, yang mengalami patah tulang saat bertanding melawan Tim Boys asal Kabupaten Muratara pada babak penyisihan.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua PSSI Kota Lubuk Linggau, Ervan Affansyah, menjelaskan bahwa pihak panitia penyelenggara turnamen sebelumnya sempat berkonsultasi dengan PSSI pada Desember 2025.
Saat itu, PSSI berharap turnamen dapat diselenggarakan dengan melibatkan PSSI karena bersifat pembinaan dan penjaringan bibit atlet, sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Kalau melibatkan PSSI, kami bisa memenuhi seluruh standar, mulai dari tenaga kesehatan, wasit berlisensi, pengawas pertandingan, dan unsur pendukung lainnya,” ujar Ervan.
Namun, lanjut Ervan, panitia memilih menyelenggarakan turnamen secara mandiri seperti tahun-tahun sebelumnya tanpa melibatkan PSSI secara resmi.
Meski demikian, pasca kejadian yang menimpa M. Abbad Nailun Nabhan, PSSI Kota Lubuk Linggau tetap mengambil langkah tanggung jawab moral.
Pihaknya meminta panitia agar merawat korban hingga benar-benar sembuh dan pulih.
“Walaupun secara kelembagaan PSSI tidak terlibat, karena ini masih dalam lingkup sepak bola, kami merasa tetap harus bertanggung jawab. Setelah operasi, kami akan menyiapkan dokter untuk memonitor proses penyembuhan korban,” jelasnya.