Lagi, Warga Musi Rawas Resah Buaya Ganas Sungai Lesing Sering Muncul Saat Musim Hujan

Kondisi aliran Sungai Lesing yang di Desa Sadarkarya Kecamatan Purwodadi, Musi Rawas. Sepanjang aliran sungai, kerap terlihat buaya menampakkan dirinya -Foto : Mukmin / Harian Pagi Linggau Pos-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Warga Desa Sadarkarya, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dibuat resah dengan kerapnya kemunculan buaya di sepanjang aliran Sungai Lesing. Buaya jenis cucut dan katak tersebut sering menampakkan diri, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena luapan Sungai Lesing kerap mencapai areal perkebunan warga. Akibatnya, buaya-buaya berukuran besar yang biasanya berada di aliran sungai, naik hingga ke kebun karet dan sawit milik warga.

Amin, salah seorang warga sekitar mengungkapkan Sungai Lesing memang sudah lama dikenal sebagai habitat buaya yang ganas.

“Sungai Lesing itu memang banyak buayanya, dan sering terlihat,” ungkap Amin.

 

Menurutnya, kemunculan buaya semakin sering terjadi saat musim hujan. Bahkan, tak jarang kehadiran reptil buas tersebut menjadi tontonan warga.

“Kalau musim hujan, air sungai naik, biasanya buaya itu mulai muncul. Sudah banyak warga yang melihatnya, memang munculnya pindah-pindah,” ujarnya.

Amin juga menceritakan kejadian yang sempat menghebohkan warga beberapa waktu lalu. Saat air sungai meluap, seekor buaya berwarna kuning dengan ukuran sangat besar naik ke kebun sawit milik warga.

“Kemarin juga sempat viral, ada buaya yang besar naik ke kebun sawit warga. Yang direkam itu hanya badannya saja,” jelasnya.

 

Keresahan warga semakin bertambah karena Sungai Lesing telah memakan korban. Tiwan, warga Dusun V Desa Sadarkarya, mengaku dirinya merupakan salah satu korban serangan buaya di sungai tersebut.

“Alhamdulillah saya masih selamat. Saya hanya salah satu korban dari ganasnya buaya,” ungkapnya.

Tiwan menyebutkan, sebelum dirinya diserang, sudah ada dua korban lain akibat keganasan buaya Sungai Lesing, yakni seorang anak-anak dan satu orang dewasa.

“Setahu saya, sudah ada tiga korban dari ganasnya buaya di Sungai Lesing,” terangnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan