Raih Banyak Kemuliaan di Malam Nisfu Sya’ban dengan 3 Amalan ini

Pada malam Nisfu Sya’ban, Allah membukakan pintu pengampunan dan rahmatnya, sehingga kita dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, khususnya berdoa. - Foto: Dok. NU Online-

KORANLINGGAUPOS.ID - Salah satu momen yang istimewa dalam agama Islam adalah malam Nisfu Sya’ban, yaitu malam pertengahan pada bulan Sya’ban. Pada malam tersebut Allah membukakan pintu pengampunan dan rahmatnya, sehingga kita dianjurkan untuk  memperbanyak  amal ibadah, khususnya berdoa.   

Dilansir dari tulisan Ila Fadilasari yang dimuat dalam laman NU Online, Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki menyatakan bahwa terdapat banyak kemuliaan di malam Nisfu Sya’ban, di antaranya Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan pada malam itu, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab do’a orang yang meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang dari neraka.

Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah saw yang menyatakan,” Apabila tiba malam Nisfu Sya’ban, maka malaikat berseru menyampaikan dari Allah, “Adakah orang yang memohon ampun maka aku ampuni. Adakah orang yang meminta sesuatu maka aku berikan permintaannya” (HR al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman).

Lantas kapan malam Nisfu Sya’ban pada tahun 2026 ini?    

 

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) telah mengumumkan bahwa awal bulan Sya’ban 1447 H adalah Selasa 20 Januari 2026, atau mulai malam Selasa, berdasarkan rukyah. Dengan demikian malam pertengahan bulan Sya’ban adalah Senin malam Selasa,  tanggal 2 Februari 2026.

Setidaknya ada tiga amalan yang dapat kita lakukan pada malam tersebut. 

Pertama, memperbanyak doa

Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: (Rahmat) Allah swt turun ke bumi pada malam Nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan)(HR al-Baihaqi).  

 

Kedua, membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya

Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia dan sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam Nisfu Sya’ban. 

Sayyid Muhammad bin Alawi dalam kitab Ithmi’nânul Qulûb Bidzikri ‘Allâmil Ghuyûb mengatakan: Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.     

Ketiga, memperbanyak istighfar

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan