3 Jam Tim Kejari Geledah Kantor DLH Lubuk Linggau, Sita 2 Box Dokumen dan CPU
Hampir 3 jam, Tim Kejari Lubuk linggau geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup Lubuk Linggau, Selasa 3 Februari 2026. -Foto: kejari Lubuk Linggau.-
KORANLINGGAUPOS.ID-Hampir 3 jam, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk linggau geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lubuk Linggau, Selasa 3 Februari 2026.
Penggeledahan ini dilakukan terkait dugaan kasus korupsi pengelolaan keuangan pada anggaran tahun 2023 - 2024, dilaksanakan dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.45 WIB.
Usai penggeledahan, Kasi Intelijen Kejari Lubuk Linggau, Armein Ramdhani menjelaskan penggeledahan ini berdasarkan surat perintah penggeledahan Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau nomor PRINT :01/L.6.11/FB1/01/2026 dan penetapan geledah pengadilan negeri Lubuklinggau 18/Pidsus Geledah/2026/PN Lubuk Linggau dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuk Linggau pada anggaran tahun 2023 dan 2024.
"Penggeledahan ini dipimpin langsung oleh kepala seksi tindak pidana khusus serta tim Kejari Lubuk Linggau. Kami hari ini menjawab pertanyaan masyarakat terkait perkembangan kasus sampai mana dugaan tindak pidana korupsi yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuk Linggau," ungkap Armein.
BACA JUGA:Bentuk Tim Khusus Upaya Kebut Pembangunan Jalan Tol, Begini Komitmen Kejari Muba
BACA JUGA:Pemkab Musi Rawas Gelar Pisah Sambut Kepala Kejari Musi Rawas
Hasil penggeledahan, tim menyita dokumen sebanyak dua box besar dan satu CPU.
"Kendalanya, kenapa kita lakukan ini karena banyaknya dokumen-dokumen yang banyak tidak ada, entah itu sengaja atau tidak sengaja dihilangkan, mungkin akan kita telusuri lagi," tegasnya.
Hingga saat ini, Tim Penyidik dari Pidsus Kejari Lubuk Linggau masih mendalami perkara dan akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kasus ini.
Kedepan, pihaknya terus melakukan penyelidikan dan dalam waktu dekat bisa melakukan penetapan tersangka.
BACA JUGA:Seorang DJ Wanita Diduga Cemarkan Nama Kades Tanjung Sanai, Berujung Demo di Kejari Lubuk Linggau
BACA JUGA:Kejari Musi Rawas Ikuti Optimalisasi Program JAGA DESA
Sebelumnya diberitakan totalnya sudah 350 orang lebih yang diperiksa oleh penyidik Kejari Lubuk Linggau, yakni mulai dari penyapu jalan hingga level kepala dinas.
Diakuinya, dugaan kasus korupsi ini mencuat setelah Kejari Lubuk Linggau menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan DLH Kota Lubuk Linggau.