Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Al-Azhaar Lubuk Linggau Presentasikan Karya Ilmiah di Thailand dan Malaysia
Rektor UIN Al-Azhaar Lubuklinggau Dr. Sumaryati, M.Pd.I., didampingi Direktur Sekolah Pasca Sarjana UIN Al-Azhaar Lubuk Linggau Dr. Zuhri, M.Pd.I menerima cendera mata dari Vice Rektor Fatoni University didampingi Limpahan/Direktur Pascasarjana Fatoni Uni-Foto: UIN Al-Azhaar Lubuklinggau.-
KORANLINGGAUPOS.ID-Dari tanggal 3 sampai 6 Februari 2026 Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Pasca Sarjana Universitas Islam Nusantara (UIN) Al Azhaar Lubuk Linggau melaksanakan Kolokium ke Thailand dan Malaysia.
Kolokium merupakan seminar atau forum ilmiah yang diselenggarakan oleh Prodi sebagai bagian dari proses tugas akhir.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mempresentasikan rencana atau hasil penelitiannya di hadapan dosen pembimbing maupun penguji.
Direktur Sekolah Pasca Sarjana UIN Al-Azhaar Lubuk Linggau Dr. Zuhri, M.Pd.I saat diwawancara KORANLINGGAUPOS.ID 4 Februari 2026 menjelaskan, kegiatan Kolokium INI diadakan untuk memberikan pengalaman internasional.
BACA JUGA:Ada 3 Beasiswa untuk Mahasiswa UIN Al-Azhaar Lubuk Linggau
Terutama dalam hal presentasi karya ilmiah di forum-forum internasional bagi mahasiswa, meningkatkan kerja sama internasional, sekaligus untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing para Mahasiswa Sekolah Pasca Sarjana UIN Al-Azhaar Lubuklinnggau.
Lokasi utama kolokium kali ini sangat istimewa, yaitu di Fatoni University Thailand (di mana ujian Seminar hasil diadakan di sana) dan juga Internasional Islamic University Malasyia (IIUM).
Didampingi Rektor UIN Al-Azhaar Dr. Sumaryati, M.Pd.I, Dr Zuhri menjelaskan, Fatoni University dipilih karena menjadi kampus Islam Swasta percontohan di tanah Melayu juga dunia Islam dalam pengelolaan kampus bereputasi internasional.
Sedangkan IIUM dipilih sebagai kampus Islam terkemuka di Malasyia yang eksis sampai sekarang dengan reputasi world class campus.
"Peserta kegiatan ini untuk mahasiswa berjumlah 17 orang dengan pendamping 4 orang dan beberapa keluarga mahasiswa yang ikut. Jadi jumlah keseluruhan 35 orang," jelasnya.
Ada beberapa hal yang akan jadi tindak lanjut dari kolokium ini, antara lain: