DTPHP Musi Rawas Segera Vaksinasi PMK Sebanyak 3.300 Dosis
Kepala DTPHP Musi Rawas , Dr. M. Ir Hayatun Nofrida,. MP, didampingi Kabid Peternakan Sadjadi., S.Pt., M.Si, saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan vaksinasi penyakit PMK -Foto :Dok DTPHP Mura-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – 10 Februari mendatang, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Musi Rawas (Mura) melalui Bidang Peternakan, akan melaksanakan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di 5 Puskeswan.
Sebelumnya, mereka sudah melakukan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan vaksin PMK.
"Vaksin PMK akan dilakukan secara bertahap ditahun ini, untuk tahap pertama akan dilakukan sebanyak 3.300 dosis," ungkap Kabid Peternakan, Sadjadi kepada KORANLINGGAUPOS.ID.
Di awal tahun ini, pihaknya memang mengutamkan pemberian vaksin PMK. Selanjutnya, baru pemberian vaksin jembrana.
BACA JUGA:Permintaan 15.000 Vaksin PMK Direalisasi, DTPHP Musi Rawas Segera Laksanakan Vaksin PMK
BACA JUGA:Antisipasi Penularan Penyakit Jembrana DTPHP Mura Ajukan 625 Dosis Vaksin Jembrana
“Kami juga akan melaksanakan kegiatan vaksin Jembrana, namun di Februari kami prioritaskan Vaksin PMK terlebih dahulu, setelah itu baru kita akan melaksanakan vaksinasi Jembrana," jelasnya.
Mereka sudah melakukan rapat bersama seluruh petugas dari setiap puskeswan yang ada, membahas teknis pelaksanaan vaksin PMK nanti. Mereka juga nantinya yang akan memberikan informasi kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak, terkait adanya vaksin PMK.
Petugas puskeswan akan keliling ke desa-desa menemui masyarakat yang memiliki hewan ternak sapi atau kerbau.
"Vaksinasi PMK di tahap pertama ini harus selesai dilaksanakan hingga Maret 2026 mendatang," tegasnya.
BACA JUGA:DTPHP Musi Rawas Berbagi Kiat Sukses Ternak Kambing Mulai Pembibitan Hingga Pemeliharaan
BACA JUGA:Tingkatkan Produksi Ternak di Musi Rawas, DTPHP Rekomendasikan 20 Tenaga PPTPPP
Perlu diketahui, PMK pada hewan ternak sapi merupakan penyakit virus akut yang sangat menular pada hewan berkuku terbelah seperti sapi, kerbau, dan kambing. Hal ini disebabkan oleh Aphthovirus, penyakit ini menyebabkan gejala demam tinggi, lepuh pada mulut, lidah, gusi dan kuku disertai air liur berlebihan
Meskipun jarang fatal pada hewan ternak sapi dewasa, PMK dapat menyebabkan penurunan drastis pada berat badannya.