Empat Kali Jadwal Keberangkatan Tertunda, Calon Jemaah Umrah Mengaku Kecewa
Puluhan keluarga calon jamaah kini bersiap melangkah ke kantor polisi melaporkan penyalur dan travel umrah ke Polisi. - Foto: Dok. Sumeks -
Parini, salah satu calon jamaah, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.
“Kami tidak mau uang dipotong. Sudah jelas di surat perjanjian, uang harus kembali utuh. Kami mengumpulkan uang ini bertahun-tahun dari hasil bertani dan kerja harian, demi niat ibadah,” jelasnya dengan mata berkaca-kaca.
Kini, warga hanya berharap satu hal: kejelasan dan keadilan. Jika tidak, mereka siap menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada aparat penegak hukum agar dugaan penipuan yang mereka alami dapat diusut hingga tuntas.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian haji dan umrah Kabupaten Lahat H. Ujang Jamhari, M.Pd.I mengungkapkan sempat mendengar informasi tersebut. Namun belum ada laporan resmi. Saat ini pihaknya masih mendalami terkait adanya keluhan jemaah umroh terhadap agen travel tersebut.