Ini Ciri Perut Buncit karena Penyakit

Perut buncit karena kondisi penyakit umumnya disertai gejala tambahan yang berbeda dengan buncit akibat lemak. Ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan, seperti perut terasa keras, tegang, atau nyeri saat disentuh.--

KORANLINGGAUPOS.ID - Punya perut buncit perlu diwaspadai. Bisa saja perut buncit kalian, dikarenakan penyakit tertentu.

Karena tidak semua perut buncit disebabkan oleh kebiasaan makan berlebihan atau kurang aktivitas fisik. Dalam beberapa kasus, perubahan ukuran dan bentuk perut bisa menjadi tanda adanya gangguan pada organ dalam, seperti hati, ginjal, atau saluran pencernaan.

Perut buncit karena kondisi penyakit umumnya disertai gejala tambahan yang berbeda dengan buncit akibat lemak. Dikutipdari Alodokter ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan, seperti perut terasa keras, tegang, atau nyeri saat disentuh.

Pembengkakan muncul tiba-tiba dan tidak sebanding dengan kenaikan berat badan. Disertai gejala penyerta, seperti mual, muntah, demam, atau diare berkepanjangan. Pembuluh darah di permukaan kulit perut tampak jelas atau perubahan warna kulit, seperti menguning atau kemerahan.

 

Lalu pembengkakan pada bagian tubuh lain, misalnya kaki, wajah, atau tangan. Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Disertai susah BAB, mencret berkepanjangan, hingga BAB berdarah.

Jika mengalami salah satu atau beberapa ciri perut buncit karena penyakit di atas, terutama memiliki riwayat penyakit kronis, seperti penyakit ginjal, hati, gagal jantung, atau radang usus, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Ini beberapa penyakit yang dapat mengakibatkan pembesaran perut sebagai salah satu gejala utama.

 

Penyumbatan usus, terjadi ketika aliran makanan, cairan, dan gas di dalam usus terhambat. Akibatnya, terjadi penumpukan di saluran pencernaan yang membuat perut tampak membuncit secara mendadak.

Ciri perut buncit karena penyakit ini biasanya disertai nyeri perut hebat, mual, muntah, serta tidak bisa buang angin atau buang air besar. Jika tidak segera ditangani, dinding usus dapat mengalami peradangan hingga pecah dan menimbulkan komplikasi serius.

Tumor atau kista di organ perut. Benjolan abnormal di rongga perut, seperti kista ovarium, miom rahim, atau tumor jinak lainnya, dapat menyebabkan perut tampak membesar, bahkan terlihat menonjol di satu sisi (asimetris). Jika ukurannya cukup besar, kista atau tumor akan menekan organ di sekitarnya sehingga volume perut terlihat bertambah.

Kondisi ini sering disertai keluhan perut terasa penuh atau kembung, cepat kenyang saat makan, serta nyeri, terutama bila benjolan menekan saraf atau mengalami pecah. Pada beberapa kasus, pertumbuhan tumor yang signifikan membuat perut tampak membuncit secara jelas meskipun berat badan tidak banyak berubah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan