Agar Kuat Fisik dan Mental, Diklat Petugas Haji Sumsel Dilakukan Semi Militer

Diklat PPIH Kloter Sumsel dilatih dengan latihan semi militer untuk memastikan agar para petugas bekerja dengan solid dan membentuk fisik yang kuat.-Foto: Kemenhaj Sumsel.-

KORANLINGGAUPOS.ID-Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1447 H / 2026 M sebentar lagi akan dilaksanakan.

Berbagai persiapan dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan haji baik di tanah air maupun di tanah suci sudah dilakukan. 

Salah satu pendukung dari suksesnya penyelenggaraan haji adalah adanya kesiapan para petugas dalam melayani para jamaah, guna mempersiapkan mental dan fisik para petugas haji yang tergabung dalam kloter Kanwil Kemenhaj Sumsel melatih dengan latihan semi militer.

“Diklat PPIH Kloter ini selain teori, para petugas juga dilatih dengan latihan semi militer, gunanya untuk memastikan agar para petugas bekerja dengan solid dan membentuk fisik yang kuat,” jelas Plt Kakanwil Kemenhaj Sumsel H. Arkan Nurwahiddin melalui Kabag Tata Usaha H. Hozinul Asror saat meninjau Diklat PPIH kloter embarkasi Palembang, Rabu 11 Februari 2026.

BACA JUGA:101 JCH Manasik Haji Terintegrasi, ini Pesan Kakan Kemenhaj Musi Rawas

BACA JUGA:Begini Mekanisme Kemenhaj Menindaklanjuti Aduan Masyarakat Tentang Haji Maupun Umrah

Asror menegaskan petugas haji dituntut untuk memiliki stamina yang kuat karena akan menghadapi berbagai problematika di lapangan.

Oleh karenanya daya tahan tubuh yang kuat, stamina yang sehat wajib diperlukan oleh para petugas.

“Tagline haji tahun ini Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan. Oleh karena itu petugas harus kuat fisiknya karena akan berhadapan dengan berbagai macam manusia yang berbeda karakter dan kondisi fisik,” ujar Asror dikutip dari laman Kemenhaj Sumsel.

Selanjutnya Asror mengingatkan untuk selalu memberikan pelayanan prima kepada jamaah mulai dari keberangkatan di embarkasi, Arab Saudi, dan sampai kembali lagi ketanah air.

BACA JUGA:4 Kiat Hindari Penipuan Travel Umrah Ala Kemenhaj RI

BACA JUGA:Manasik Haji Digelar Kemenhaj Lubuk Linggau Diikuti 192 JCH Secara Terintegrasi

“Bapak/ibu akan mendampingi para jamaah mulai dari keberangkatan sampai kembali lagi ke tanah air, oleh sebab itu lakukanlah pelayanan yang prima kepada para jamaah dan selalu tebar senyum karena meraka adalah para tamu Allah yang terpilih untuk menunaikan rangkaian ibadah haji,” pesannya.

Diklat PPIH kloter embarkasi Palembang dilaksanakan selama 10 hari dimulai dari tanggal 9 sampai dengan 18 Februari 2026 dengan diikuti sebanyak 64 peserta yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah dan tenaga kesehatan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan