Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Tetap Stabil Meski Biaya Memori Naik Global
Apple diprediksi tak naikkan harga iPhone 18 Pro dan Pro Max meski harga memori global melonjak jelang peluncuran September 2026.--
KORANLINGAUPOS.ID - Kabar terbaru menyebutkan Apple tengah menyiapkan strategi berbeda untuk menjaga daya beli konsumen jelang peluncuran seri terbarunya.
Meski harga komponen memori global mengalami kenaikan signifikan, raksasa teknologi asal Cupertino itu dikabarkan akan mempertahankan harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max tetap setara dengan generasi sebelumnya.
Laporan dari Gizmochina pada Rabu (11/2) mengutip analis GF Securities, Jeff Pu, yang menyebut harga awal varian 256GB diperkirakan tetap di angka 1.099 dolar AS (sekitar Rp18,4 juta) untuk model Pro dan 1.199 dolar AS (sekitar Rp20,1 juta) untuk Pro Max.
Estimasi ini berlaku jika tidak ada perubahan signifikan menjelang peluncuran resmi pada September 2026.
BACA JUGA:Warna Cosmic Orange Disebut Jadi Penglaris iPhone 17, Penjualan Apple Melonjak Tajam
BACA JUGA:iPhone 18 Pro Mulai Dibocorkan: Fokus Kamera Profesional dan Daya Tahan Ekstra
Strategi Redam Lonjakan Harga Memori
Kenaikan harga DRAM dan NAND secara global dipicu lonjakan permintaan dari industri kecerdasan buatan (AI) dan pusat data.
Namun Apple disebut melakukan negosiasi intensif dengan pemasok utama seperti Samsung Electronics dan SK Hynix guna menekan biaya produksi.
Tak hanya itu, negosiasi juga dilaporkan mencakup panel layar dan modul kamera. Apple bahkan mengubah skema kontrak pembelian memori dari enam bulanan menjadi per kuartal demi fleksibilitas harga di tengah volatilitas pasar 2026.
Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga harga flagship tetap kompetitif tanpa langsung membebankan kenaikan biaya ke konsumen.
BACA JUGA:Daftar Harga iPhone Februari 2026: Harga iPhone Lama Turun Signifikan
BACA JUGA:Daftar Harga iPhone Terbaru Februari 2026 di iBox, iPhone 13 dan 14 Masih Dijual Murah
Meski berpotensi menekan margin jangka pendek, strategi tersebut diyakini selaras dengan pertumbuhan bisnis layanan digital Apple yang terus meningkat dan menjadi penopang profitabilitas.
Jika benar terealisasi, stabilitas harga iPhone 18 Pro Series berpotensi menjaga pangsa pasar premium global sekaligus memperkuat ekosistem Apple menjelang siklus produk berikutnya.