Belum Ada lonjakan Penumpang DAMRI ke Musi Rawas
Kepala Pengawas Satuan Terminal (Wassatpel) Terminal Simpang Periuk, M. Sa’Ad Ujang, SE--
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Hampir dua pekan bulan Ramadan, jumlah penumpang DAMRI di Terminal Simpang Periuk hingga kini belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pengawas Satuan Terminal (Wassatpel) Terminal Simpang Periuk, M. Sa’Ad Ujang, SE.
Menurutnya, meski aktivitas masyarakat mulai meningkat selama Ramadan, lonjakan penumpang DAMRI belum terlihat.
“Sampai saat ini belum ada peningkatan penumpang DAMRI di Terminal Kelas A Simpang Periuk. Kondisinya masih relatif normal, belum terlihat lonjakan seperti yang biasa terjadi menjelang hari-hari besar,” ungkapnya.
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Operasional DAMRI di Terminal Simpang Periuk Musi Rawas Belum Berubah
BACA JUGA:Layanan DAMRI Masih Aktif dengan 3 Trayek dari Lubuk Linggau ke Musi Rawas dan Muratara
Lebih lanjut, Sa’Ad Ujang menjelaskan operasional layanan DAMRI di terminal tersebut saat ini masih berjalan seperti biasa dengan melayani tiga trayek utama.
Ketiga trayek itu meliputi rute Terminal Simpang Periuk–Cecar SP9 di wilayah Kabupaten Musi Rawas, kemudian rute Terminal Simpang Periuk–Simpang Nibung di wilayah Musi Rawas Utara, serta rute Terminal Simpang Periuk–Bingin Teluk di wilayah Kabupaten Muratara.
Ia menambahkan, pihak pengelola terminal tetap melakukan pemantauan secara rutin terhadap pergerakan penumpang dan kesiapan armada. Tidak menutup kemungkinan, peningkatan jumlah penumpang baru akan terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat untuk mudik dan pulang kampung.
Untuk tarif, Ujang menegaskan masih berlaku normal dan tetap mendapatkan subsidi dari pemerintah.
BACA JUGA:Jelang Nataru Layanan Angkutan Damri Tetap Normal, Berikut Jadwal Trayek DAMRI
“Kalau tidak disubsidi, ongkosnya bisa mencapai Rp60 ribu sampai Rp70 ribu dari Cecar SP9 Musi Rawas ke Terminal Simpang Periuk. Namun dengan subsidi, tarif DAMRI ke Cecar hanya Rp25 ribu,” jelasnya.
Selain itu, pihak terminal juga bersiap menghadapi arus angkutan Lebaran. Direncanakan, pada 13 Maret mendatang akan dilakukan pembukaan Posko Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 guna memastikan kelancaran dan keamanan transportasi selama periode mudik dan balik Lebaran.