Selama Ramadan Sampah di Musi Rawas Meningkat, Didominasi Sampah Batok Kelapa Muda

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3), Yudi Ernawanto, S.T saat ikut serta dalam kegiatan gotong royong membersihkan sampah di sekitar Masjid Agung Darussalam. - Foto : Dok. DLH Musi Rawas-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, angkutan sampah di Kabupaten Musi Rawas alami peningkatannya. 

Jika di hari-hari biasanya produksi sampah hanya berkisaran 19-21 ton per hari, selama bulan Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 ini naik menjadi  25 ton ke atas perhari yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Musi Rawas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Rawas, Teddy Lazuardi,S.T., M.Si melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3), Yudi Ernawanto, S.T. mengungkapkan, berdasarkan data dilapangan, sampah yang masuk ke TPA Musi Rawas di Desa Simpang Gegas Temuan Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas sejak awal Ramadan 6 rata-rata 25 ton perhari.

"Dari total jumlah sampah yang diangkut tersebut, kebanyakkan berupa sampah organik sisa makanan, ampas tebu. Saat ini yang paling mendominasi itu sampah batok kelapa muda, selebihnya terdiri dari sampah plastik dan campuran," jelasnya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Selasa 3 Maret 2026.

 

Meskipun ada peningkatan angkutan sampah selama Ramadan, pihaknya mengklaim masih bisa mereka atasi merskipun keterbatasan armada angkut yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas saat ini. 

Peningkatan angkutan sampah sangat signifikan, di hari Senin. Hal itu dikarenakan sampah yang dibuang warga di hari Minggu menumpuk sehingga meningkat 2 kali lipat. Namun dengan 7 armada yang mereka miliki semua sampah tersebut bisa diangkut.

"Kami juga terus menghimbau kepada masyarakat yang dilintasi mobil pengangkut sampah ini, agar lebih tertib membuang sampah di tempatnya yang telah tersedia, kemudian jangan membuang sampah ke sungai karena dapat mencemarkan lingkungan," imbaunya.

Imbauan ini disampaikan baik itu melalui petugas di lapangan maupun di saat pihaknya melakukan sosialisasi, baik itu melalui bidang persampahan maupun bidang lainnya. Dengan harapan masyarakat dapat lebih tertib dalam membuang sampah ditempatnya serta selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan