Profil Bupati dan Wabup Rejang Lebong, Diboyong KPK dalam OTT Terkait Suap Proyek
Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja.-Foto: Linggau Pos. -
KORANLINGGAUPOS.ID-Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo mengatakan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mereka lakukan Senin petang 9 Maret 2026, KPK menangkap 13 orang, termasuk Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja.
Bagi warga Kota Lubuk Linggau, nama Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri tidak asing lagi.
Bahkan Hendri sempat dijuluki 'Sultan' Lubuk Linggau.
Di Lubuk Linggau, ia bersama keluarganya menempati rumah mewah di Jl Diponegoro RT1 Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuk Linggau Timur I.
BACA JUGA:Soal Bupati dan Wabup Rejang Lebong Diboyong KPK, PAN : Jangan Buru-buru Menyimpulkan
BACA JUGA:Bupati dan Wabup Rejang Lebong Kena OTT Terkait Proyek Tambang Batubara
Rumah tersebut sudah lama dibangun, jauh sebelum ia terpilih dan menjabat sebagai Wakil Bupati Rejang Lebong.
Hal ini pun dibenarkan oleh Ketua RT1 Kelurahan Majapahit, Hasbullah saat dikonfirmasi KORANLINGGAUPOS.ID, Selasa 10 Maret 2026.
"Iya, beliau warga saya dan sudah lama tinggal di sana. KTP dan Kartu Keluarga (KK) juga masih di RT1. Memang jauh sebelum jadi Wabup beliau sudah tinggal di sana," ungkap Ketua RT.
Ia mengaku, belum mengetahui secara pasti mengenai kasus yang menimpa warganya tersebut.
BACA JUGA:Punya Rumah Mewah di Lubuklinggau, Segini Harta Kekayaan Wabup Rejang Lebong yang Terjaring OTT KPK
"Baru dengar informasi dari media saja. Ya apapun itu, beliau di sini terkenal baik. Membaur dengan masyarakat karena beliau juga masih sering pulang ke rumah," jelasnya.
Berbagai kegiatan RT juga Hendri sering ikut. Seperti Solat Jumat berjamaah, gotong royong dan kegiatan lainnya.