Wali Kota Lubuk Linggau Ingatkan Dinsos dan Baznas Segera Punya DTKS
Wali Kota menginginkan data ini secepatnya. Karena ia meyakini, jika DTKS ini sudah ada, maka jadi dasar pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak masuk dan tidak tercover dalam DTSEN. --
KORANLINGGAUPOS.ID - Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat ingatkan Dinas Sosial (Dinsos) dan Pimpinan Baznas Kota Lubuk Linggau terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Masyarakat Kota Lubuk Linggau.
Data ini ia minta dipersiapkan untuk masyarakat Kota Lubuk Linggau yang memang miskin dan layak mendapat bantuan, namun belum tercover dalam DTSEN Kemensos RI.
Wali Kota menginginkan data ini secepatnya. Karena ia meyakini, jika DTKS ini sudah ada, maka jadi dasar pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak masuk dan tidak tercover dalam DTSEN.
"Ini jadi dasar kita untuk memberikan bantuan kepada mereka yang memang layak menerima Bantuan, namun tidak menerima Bansos lantaran namanya tidak masuk dalam DTSEN. Bantuan yang kita berikan, salah satunya bisa kita manfaatkan dari program Baznas," ungkap Wako.
BACA JUGA:Pemkot Lubuk Linggau Bakal Siapkan DTKS untuk Warga yang Belum Tercover DTSEN
BACA JUGA:Hingga April 2025, Sebanyak 138.165 Warga Lubuk Linggau Sudah Terdaftar DTKS
Data yang masuk dalam DTSEN jelas Wali Kota, ditentukan Kementerian Sosial. Pemerintah daerah hanya bisa mengusulkan.
"Mereka yang menentukan, warga kita layak dan tidak layak. Padahal kita sudah usulkan melalui penyampaian data dan kita buat desil 1-5 tapi tetap tidak disetuju. Karena mereka yang mentukan, mereka ada data pembanding sepertidata dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, KB sertadari Dinas Capil," jelas Wako.
Untuk itu, masyarakat yang tidak tercover di DTSEN dan mereka benar-benar tidak sejahtera dan layak dibantu maka akan dimasukan dalam DTKS Pemkot Lubuk Linggau dana kan diupayakan agar mereka juga dapat menerima bantuan.
"Kita buat database sendiri, jadi kita punya data yang akurat. Ini juga kita lakukan, dari temuan dan laporan dari masyarakat makanya kita tindak lanjtui," tegasnya.